Peserta inkubasi bisnis start up Cimahi

Ngaderes.com – Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian merangkul orang-orang yang tertarik dengan bisnis digital kreatif atau start up dalam acara Inkubasi Bisnis Digital Kreatif, Jumat (22/11/2019).

Melalui acara yang terselenggara di Baros Information Technology Center (BITC), pemerintah memberikan sosialisasi tentang apa itu inkubasi bisnis.

“Singkatnya inkubasi bisnis adalah proses dimana ilmu tentang bisnis yang disampaikan kepada pebisnis pemula lebih dipadatkan, agar pertumbuhan bisnis yang sedang dirintis bisa berhasil lebih cepat,” papar Lukman Al Jundi yang menjelaskan soal inkubasi bisnis pada peserta.

Peserta yang hadir pun beragam. Ada yang sudah memiliki ide bisnis tapi belum teraplikasi, ada juga yang sudah. Ada yang sudah memiliki tim, ada juga yang datang personal. Ada yang ahli di bidang IT, design, marketing, dan masih banyak lagi.

Ajang Explore Ide

Panitia acara memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempresentasikan ide-ide kreatif mereka di depan peserta lainnya. Kesempatan tersebut disambut antusias oleh para peserta. Peserta yang maju pun memaparkan ide dan kondisi start up yang sedang dirintis.

Salah satunya diuangkapkan oleh seorang peserta yang memiliki ide membuat aplikasi Hiburanku. Aplikasi tersebut memiliki konsep untuk memudahkan masyarakat yang hendak mengundang artist atau seniman yang biasanya sulit dijangkau.

Contohnya, seorang dari desa X hendak mengundang band terkenal seperti Ungu untuk mengisi acara hiburan di desanya. Dengan menggunkan aplikasi Hiburanku, maka orang tersebut dengan mudah tinggal mencari band Ungu di dalam aplikasi tersebut dan langsung terhubung kepada menejer yang bersangkutan.

Pertemuan Elemen Start Up

Dalam membangun sebuah start up atau bisnis digital, ada 3 komponen yang perlu dipenuhi. Pertama Hustler yaitu orang yang berperan dalam memasarkan produk start up nya. Kedua Hipster yaitu orang yang menunjang kebutuhan design dan user experience. Terakhir Hacker sebagai pelaku IT (Information Technology).

Acara tersebut sekaligus menjadi ajang pertemuan elemen start up agar terbentuk satu kesatuan tim yang lengkap. Selanjutnya, setiap tim diarahkan untuk mengajukan proposal bisnis digital kreatifnya untuk pembinaan lebih lanjut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here