Usaha Mikro
Foto: Isyfa/Ngaderes.com

Ngaderes.com – Pemerintah Kota Cimahi siap mendukung pemerintah pusat dalam pelaksanaan program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). Program BPUM ini akan dimulai pada 17 Agustus 2020 hingga 31 Desember 2020. Adapun skema bantuan berupa uang dengan nilai bantuan Rp. 2,4 juta per-Pelaku Usaha yang dibayarkan satu kali melalui bank penyalur.

Walikota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna menyatakan bahwa program BPUM ini merupakan hibah modal kerja kepada pelaku usaha mikro yang belum mendapatkan pembiayaan perbankan, baik Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun pinjaman modal kerja dan investasi lain dari perbankan.

“Tujuan dari program ini, agar usaha mikro bangkit kembali di masa pandemi Covid-19,” tutur Ajay, Jum’at (15/08/2020).

Walikota Ajay menambahkan, saat ini Pemkot Cimahi sudah melakukan pendataan penerima bantuan di tingkat kelurahan. Selanjutnya, tingkat kelurahan harus menyerahkan data tersebut ke Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Cimahi selambat-lambatnya tanggal 27 Agustus 2020.

Untuk itu, Ajay mengimbau kepada para pelaku usaha mikro se-Kota Cimahi agar ikut aktif mengakses dan mendaftarkan diri untuk mengikuti program ini.

“Jadi bagi para pelaku usaha, segera hubungi kantor kelurahan setempat lalu isi surat pengusulan dan pernyataannya. Nanti dari kelurahan akan didaftarkan ke Diskoperindag untuk diverifikasi lebih lanjut dan diusulkan ke kementerian (Kemenkop-UKM)”, tutup Ajay.

Sumber: Diskominfoarpus Kota Cimahi

Editor: Isyfa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here