• Rabu, 7 Desember 2022

Hikmah Mendalam Di Balik Peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober dan Hari Pahlawan 10 November yang Belum Kamu Tau

- Jumat, 18 November 2022 | 17:10 WIB
https://www.youtube.com/watch?v=-P2y8O2pL2s Naskah Sumpah Pemuda /Selamat Hari Sumpah Pemuda/Teks Sumpah Pemuda Redjeki Agoestyowati
https://www.youtube.com/watch?v=-P2y8O2pL2s Naskah Sumpah Pemuda /Selamat Hari Sumpah Pemuda/Teks Sumpah Pemuda Redjeki Agoestyowati

ngaderes.com - Sebuah tinta sejarah dimana peran pemuda begitu menjadi kunci dalam status perjuangan pergerakan kemerdekaan serta mempertahankan kemerdekaan negeri kita tercinta, Indonesia.

Berada di antara dua kelemahan serta naungan Janji-Nya, menjadikan api berkobar dalam jiwa setiap insan yang hadir menghidupkan aula—menghidupkan jalanan-jalanan demi Allah dan Rasul-Nya.

Bukan hanya tentang apa yang ada di dalam kalbu, melainkan apa yang dia yakini. Bukan hanya suara kosong yang ia dendangkan, melainkan teriakan-teriakan yang menggentarkan seantero negeri. Dan bukan hanya pergi melangkah menjemput mimpi, melainkan berlari menerjang musuh dan mengobrak-abrik dari luar maupun dalam.

Baca Juga: Ajang G20 Dorong Percepatan Transformasi Digital di Indonesia

Pemuda, yang selalu rindu akan kemenangan, yang selalu rindu akan kejayaan. Kemerdekaan yang ia tuju dan kedamaian yang ia genggam membawanya hanyut ke dalam
jihad fiisabilillah (bersungguh sungguh di jalan Allah) memenangkan negerinya.

Momen sumpah pemuda adalah momen persatuan, dimana semua kepala yang berkumpul
berhasil mencapai mufakat demi tiga kalimat yang ada sampai saat ini dan terdapat di dalam secarik kertas.

Tidak peduli dimana kamu dilahirkan, dimana kamu dibesarkan dan dimana kamu hidup. Selama dalam tubuhmu mengalir darah Indonesia, kita adalah saudara. Kita punya tanah air yang sama.

Tidak peduli di pulau mana kamu dilahirkan, di suku mana kamu dibesarkan, bersama siapa
kamu hidup, selama kamu masih berada di wilayah Indonesia, kita satu bangsa. Sebuah bangsa yang besar karena keberagamannya, yang tidak sanggup diikuti oleh bangsa Eropa sekalipun.

Dengan Bahasa Indonesia, kita dapat bertukar ide, bertukar gagasan, bertukar pemahaman, bertukar pikiran dan budaya antar ras, suku dan agama demi tercapainya kemajuan, tercapainya persatuan, rasa saling mengerti, saling memahami, memaklumi dan toleransi. Itulah sedarah, sebangsa dan sebahasa Indonesia.

Halaman:

Editor: Intan Resika Rohmah

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berjuang Kawan! Sejuta Harapan Menantimu

Minggu, 25 September 2022 | 15:00 WIB

Mengenal Literasi Lewat Karya Sastra

Sabtu, 24 September 2022 | 09:00 WIB

Bukan Tentang Privilege Tetapi Tentang Mindset Sukses

Rabu, 21 September 2022 | 10:30 WIB

Pemuda Milenial Ala Rasulullah SAW

Senin, 12 September 2022 | 10:00 WIB

Pramuka dan Bingkai Kebudayaan Lokal

Rabu, 13 Juli 2022 | 21:45 WIB

Antitesis Kebebasan : Batasan

Rabu, 23 Maret 2022 | 20:26 WIB

Kematian Terindah

Selasa, 8 Maret 2022 | 11:53 WIB

Tren Tiktok Unboxing by Husband Dikecam Netizen

Jumat, 21 Januari 2022 | 19:16 WIB

Iman, Sudahkah Ia Tertanam dalam Hati?

Sabtu, 18 Desember 2021 | 09:49 WIB

Terpopuler

X