• Jumat, 30 September 2022

Hikmah Dibalik Peristiwa Wafatnya Albar Mahdi bin Rusdi, Santri Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo

- Rabu, 7 September 2022 | 13:07 WIB
Jenazah Almarhum Albar Mahdi usai disolatkan di masjid Pondok Modern Darussalam Gontor, Senin (22/08/2022). (Sumber foto: Tangkapan layar akun Instagram/@soimah_didi)
Jenazah Almarhum Albar Mahdi usai disolatkan di masjid Pondok Modern Darussalam Gontor, Senin (22/08/2022). (Sumber foto: Tangkapan layar akun Instagram/@soimah_didi)

ngaderes.com - Beberapa hari ini, perhatian masyarakat Indonesia tertuju pada berita duka atas wafatnya seorang santri berprestasi bernama Albar Mahdi bin Rusdi (16 tahun). Seperti yang diketahui publik, Albar Mahdi merupakan santri di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Pusat, yang terletak di Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Peristiwa wafatnya almarhum, disikapi beragam oleh berbagai kalangan. Jika melihat peristiwa ini dari sudut pandang keluarga, termasuk di dalamnya sang ibu, tentu kesedihan mendalam sebagai sosok yang mengandung dan melahirkan serta membesarkan sang anak, tak bisa terbendung.

Garis takdir wafatnya sang anak, dengan segala peristiwa yang membersamai kepergiannya menemui Sang Pemilik dan Pencipta diri manusia, bahkan hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, akan menjadi fase terberat dalam hidup sang ibu.

Baca Juga: Pemuda Tanggap Berbagi Sukses Gelar Perayaan Kemerdekaan dengan Ratusan Tahfidz Yatim Dhuafa di Lembang

Jika ada keadilan yang perlu diperjuangkan untuk sang anak, tentu jalan seterjal apapun akan didaki sang ibu. Itulah bukti kasih dan sayang seorang ibu yang tak pernah habis untuk putra tersayang.

Sudut pandang pihak Pondok

Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) melalui juru bicara Noor Syahid menyatakan bahwa seluruh santri PMDG (termasuk di dalamnya almarhum Albar Mahdi) adalah anak-anak para Kiai serta anak-anak para jajaran Guru di PMDG.

“Seluruh santri adalah anak-anak kami, amanah dan titipan dari para orang tua untuk kami asuh dan didik. Demikian juga dengan ananda AM. Almarhum adalah anak kami. Wafatnya almarhum karena kasus dugaan penganiayaan adalah duka cita yang mendalam bagi kami,” ujar Noor Syahid dalam pernyataan resminya yang dipublikasi melalui akun instagram resmi PMDG @pondok.modern.gontor pada Selasa (06/090/2022).

Noor Syahid melanjutkan, bahwa hari-hari setelah wafatnya almarhum Albar Mahdi adalah hari penuh kesedihan bagi seluruh Keluarga Besar Pondok Modern Gontor.

Halaman:

Editor: Intan Resika Rohmah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berjuang Kawan! Sejuta Harapan Menantimu

Minggu, 25 September 2022 | 15:00 WIB

Mengenal Literasi Lewat Karya Sastra

Sabtu, 24 September 2022 | 09:00 WIB

Bukan Tentang Privilege Tetapi Tentang Mindset Sukses

Rabu, 21 September 2022 | 10:30 WIB

Pemuda Milenial Ala Rasulullah SAW

Senin, 12 September 2022 | 10:00 WIB

Pramuka dan Bingkai Kebudayaan Lokal

Rabu, 13 Juli 2022 | 21:45 WIB

Antitesis Kebebasan : Batasan

Rabu, 23 Maret 2022 | 20:26 WIB

Kematian Terindah

Selasa, 8 Maret 2022 | 11:53 WIB

Tren Tiktok Unboxing by Husband Dikecam Netizen

Jumat, 21 Januari 2022 | 19:16 WIB

Iman, Sudahkah Ia Tertanam dalam Hati?

Sabtu, 18 Desember 2021 | 09:49 WIB

Cara Bijak Menyambut Tahun Baru 2022

Sabtu, 11 Desember 2021 | 03:30 WIB
X