• Sabtu, 25 Juni 2022

Wartawan Tak Hilang Akal Meski Pandemi Covid-19 Mengekang Aktivitas Jurnalistik Harian

- Sabtu, 26 Februari 2022 | 08:33 WIB
Ilustrasi kerja wartawan yang tetap harus bertugas di tengah pandemi Covid-19. (Sumber gambar: pexels.com/Markus Winkler)
Ilustrasi kerja wartawan yang tetap harus bertugas di tengah pandemi Covid-19. (Sumber gambar: pexels.com/Markus Winkler)

ngaderes.com - Pandemi Covid-19 mulai mewabah di Indonesia sejak pertengahan tahun 2020. Tepatnya saat pemerintah resmi mengumumkan penemuan kasus pasien Covid-19 pertama di Indonesia.

Dikutip dari laman Indonesia.go.id, temuan kasus Covid-19 pertama di Indonesia itu disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, Senin (2/3/2020), di Jakarta.

Hingga karya tulis ini dituliskan, Februari 2022 pandemi Covid-19 belum sudi beranjak dari bumi Indonesia. Kondisi tersebut tentu memengaruhi beragam aktivitas masyarakat, termasuk aktivitas wartawan dalam kegiatan Jurnalistik sehari-hari.

Baca Juga: Tata Cara Sholat Dhuha Lengkap : Bacaan Niat, Doa dan Artinya

Beragam penyesuaian situasi dan kondisi di masa pandemi Covid-19, menjadi beban tambahan sekaligus tantangan bagi para wartawan dalam menunaikan tugas jurnalistik harian. Diantaranya, penyesuaian saat liputan di lapangan.

Di kondisi normal, para wartawan bebas melakukan liputan tanpa ada pembatasan aktivitas. Berkerumun dalam mencari bahan berita hingga menemui banyak narasumber, sudah menjadi tabiat biasa. Tidak ada rasa takut tertular Covid-19, ataupun menularkannya pada orang sekitar.

Namun, saat pandemi Covid-19 mewabah, wartawan seolah kehilangan kebebasan untuk menemui narasumber dan melakukan wawancara langsung. Rasa was was kerap menghantui tatkala wartawan harus mencari bahan berita di tempat kerumunan massa ataupun kerumunan sesama wartawan.

Bukan hanya diri yang dikhawatirkan, namun juga keluarga di rumah. Dengan segala rasa takut dan gelisah yang berkecamuk, para wartawan tetap gigih bekerja secara profesional.

Kerja profesional, kreatif dan inovatif para wartawan di tengah pandemi Covid-19 bisa dilihat dari salah satu gerakan yang dilakukan oleh Ketua Jurnalis Bencana dan Krisis (JBK) Indonesia, Ahmad Arif.

Halaman:

Editor: Intan Resika Rohmah

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Antitesis Kebebasan : Batasan

Rabu, 23 Maret 2022 | 20:26 WIB

Kematian Terindah

Selasa, 8 Maret 2022 | 11:53 WIB

Tren Tiktok Unboxing by Husband Dikecam Netizen

Jumat, 21 Januari 2022 | 19:16 WIB

Iman, Sudahkah Ia Tertanam dalam Hati?

Sabtu, 18 Desember 2021 | 09:49 WIB

Cara Bijak Menyambut Tahun Baru 2022

Sabtu, 11 Desember 2021 | 03:30 WIB

4 Alasan Pentingnya Bersikap Bodo amat

Sabtu, 13 November 2021 | 00:30 WIB

Catatan Pendek pada Hari Pahlawan

Rabu, 10 November 2021 | 17:20 WIB

Peristiwa Pasca Deklarasi Sumpah Pemuda

Kamis, 28 Oktober 2021 | 17:41 WIB

Jika WhatsApp Musnah dari Kehidupan Manusia

Selasa, 5 Oktober 2021 | 14:54 WIB

Unpredictable, Mendadak Harus Liputan Bersama Anakku

Kamis, 18 Februari 2021 | 13:06 WIB

Refleksi atas Ujaran Kebencian Kala Kang Jalal Tiada

Rabu, 17 Februari 2021 | 09:23 WIB

Bijak Bermedia Sosial

Senin, 8 Februari 2021 | 15:53 WIB
X