• Rabu, 7 Desember 2022

Cegah Stunting, Kota Bandung Hadirkan Dashat

- Selasa, 15 November 2022 | 12:42 WIB
Cegah Stunting, Kota Bandung Hadirkan Dashat (bandung.go.id)
Cegah Stunting, Kota Bandung Hadirkan Dashat (bandung.go.id)

ngaderes.com - Stunting merupakan permasalahan kronis yang memerlukan penanganan secara cepat dan menyeluruh. Penyuluh KB, dan institusi masyarakat perkotaan (IMP), TP PKK sebagai ujung tombak program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (bangga kencana) dapat memainkan peran penting untuk mengintervensi keluarga berisiko stunting secara langsung di lapangan.

Atas hal itu, guna mengantisipasi terjadinya stunting, Pemkot Bandung bersama PKK Kota Bandung meluncurkan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), di Hotel Four Points, Senin 14 November 2022.

Peluncuran ini, dihadiri langsung oleh Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Ketua TP PKK Kota Bandung, Yunimar Mulyana dan para kader Posyandu hingga TP PKK kecamatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 5 hari, 14-18 November 2022. Kegiatan pelatihan Dashat pun dilaksanakan juga di Hotel Grandia.

"Stunting diakibatkan oleh sanitiasi, lingkungan hingga gizi yang buruk. Jika lingkungan, maka harus ODF 100 persen. Kalau gizi buruk, pelatihan seperti ini, untuk bayi juga ibunya dapatkan gizi yang seimbang," kata Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, seperti dilansir dari situs resmi Humas Kota Bandung.

Hadirnya Dashat ini, lanjut Yana, dapat membawa kampung KB menjadi berkualitas. Dengan diadakan pelatihan ini dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko stunting (terutama dari keluarga yang kurang mampu).

"Kegiatan ini pun diupayakan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi keluarga berisiko stunting melalui optimalisasi berbagai sumber daya dalam rangka mempercepat upaya penurunan stunting," jelasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Bandung, Yunimar Mulyana menyampaikan, stunting merupakan persoalan yang perlu mendapatkan perhatian khusus, karena stunting dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan anak, dan tidak hanya menyerang secara fisik tapi juga perkembangan anak.

"Kota Bandung saat ini juga belum terbebas dari masalah stunting, pada tahun 2021 masih ada sekitar 7,59 persen atau sebanyak 7.568 balita dalam kondisi stunting karena mengalami gagal tumbuh akibat kekurangan gizi," katanya.

Halaman:

Editor: Dita Fitri Alverina

Sumber: bandung.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Kunci Sukses Kepemimpinan Ala Atalia Ridwan Kamil

Rabu, 7 Desember 2022 | 10:00 WIB

Prancis Bersinar dalam Kemenangan 4-1 atas Australia

Rabu, 23 November 2022 | 12:30 WIB

Terpopuler

X