• Sabtu, 1 Oktober 2022

Protes Terjadi di Denmark, Setelah Usulan Larangan Hijab Memicu Perdebatan

- Rabu, 14 September 2022 | 12:00 WIB
Protes Terjadi di Denmark, Setelah Usulan Larangan Hijab Memicu Perdebatan (Courtesy of Lamia Ibnhsain)
Protes Terjadi di Denmark, Setelah Usulan Larangan Hijab Memicu Perdebatan (Courtesy of Lamia Ibnhsain)

ngaderes.com - Sebuah rekomendasi baru untuk melarang jilbab Muslim di sekolah dasar Denmark telah mendapat reaksi keras di Denmark.

Komisi Denmark untuk Perjuangan Wanita yang Terlupakan (The Danish Commission for the Forgotten Women’s Struggle) – sebuah badan yang dibentuk oleh Partai Sosial Demokrat yang berkuasa di Denmark – telah merekomendasikan agar pemerintah negara tersebut melarang jilbab (jilbab) bagi siswa di sekolah dasar Denmark.

Proposal 24 Agustus adalah salah satu dari sembilan rekomendasi dengan tujuan untuk mencegah “kontrol sosial terkait kehormatan” anak perempuan dari latar belakang minoritas.

Rekomendasi lainnya mengusulkan penyediaan kursus bahasa Denmark, mempromosikan praktik pengasuhan anak modern dalam keluarga etnis minoritas, dan memperkuat pendidikan seksual di sekolah dasar.

Huda Makai Asghar, 15, akan dipaksa melepas jilbabnya jika larangan itu diterapkan. Siswa kelas sembilan di Kokkedal Skole – sebuah sekolah di luar ibukota Denmark, Kopenhagen, dengan hampir 800 siswa – telah mengenakan jilbab selama dua tahun.

“Saya selalu tahu bahwa kami memiliki kebebasan beragama di Denmark. Saya bisa memakai apa yang saya inginkan, dan saya bisa percaya pada apa yang saya suka. Jadi ketika saya mendengar tentang proposal itu, saya terkejut,” katanya kepada Al Jazeera di telepon.

Asghar merasa gagasan pelarangan melanggar kebebasannya, dan kebebasan gadis-gadis seperti dia, dan bahwa memaksanya melepas jilbab adalah salah.

“Saya tidak bisa melakukan itu; itu adalah bagian dari saya,” katanya.

Usulan larangan tersebut telah memicu reaksi di Denmark.

Halaman:

Editor: Dita Fitri Alverina

Sumber: aljazeera.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tak Sabar Menanti Piala Dunia U-20 di Indonesia

Kamis, 22 September 2022 | 12:00 WIB

Hari Pertama Pasar Murah, Lebih dari 100 kg Telur Ludes

Selasa, 20 September 2022 | 10:00 WIB

Wujudkan Bandung Jagjag Waringkas, Dinkes Kawal UHC

Jumat, 16 September 2022 | 12:00 WIB
X