• Rabu, 17 Agustus 2022

Keren! Ada Produk Indonesia di Piala Dunia 2022

- Sabtu, 23 Juli 2022 | 19:13 WIB
Keren! Ada Produk Indonesia di Piala Dunia 2022 (Pemprov Jatim)
Keren! Ada Produk Indonesia di Piala Dunia 2022 (Pemprov Jatim)

"Inilah bola yang akan digunakan pada kompetisi Piala Dunia 2022 di Qatar. Di ajang olahraga terakbar di planet ini, Indonesia punya peran penting di setiap pertandingannya. Al Rihla adalah bola buatan Indonesia yang diproduksi di Madiun yang bakal ditendang oleh bintang-bintang sepak bola dunia. Keren kan?" katanya.

Khofifah menyatakan, produksi dan ekspor tersebut membuktikan warga Madiun dan Jawa Timur telah menjadi bagian dari resonansi ekonomi dunia. Ia berharap, capaian tersebut bisa menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi di seluruh Jawa Timur dan bagian dari promosi Program Bangga Buatan Indonesia. Juga menjadi referensi dan gravitasi bagi sektor industri lainnya di masa pandemi Covid-19 dan agar semakin semangat meningkatkan prestasi olahraga.

Seperti disampaikan General Manager PT Global Way Indonesia Jeftha Sunardi Wibowo, Adidas mempercayakan Al Rihla untuk dibuat pihaknya dengan total pesanan hingga 1 juta bola. Kapasitas produksi GWI mencapai 4 juta bola per tahun. "Produksi kita 100 persen orientasi ekspor. Untuk produksi kita ada dua lokasi, yakni di Indonesia dan Tiongkok. Tapi, yang terbesar sekitar 60-70 persen adalah di Madiun ini," kata Jeftha seperti dikutip dari Antara.

Sebagian besar bola produksi Madiun tersebut dipesan untuk memenuhi rak-rak toko resmi Adidas dan mitra mereka di seluruh dunia menjelang perhelatan Piala Dunia 2022. Dalam situs resminya, Adidas menjual setiap bola seharga USD20-USD165 (Rp288.000-Rp2,37 juta). Perusahaan multinasional asal Jerman itu sudah mendesain 14 bola resmi Piala Dunia sejak 1970. Telah dua kali pula mereka memberi kepercayaan industri kreatif dalam negeri untuk memproduksi bola resmi Piala Dunia.

PT Sinjaraga Santika Sport telah lebih dulu memulainya dengan mengerjakan pesanan Adidas untuk membuat Tricolore pada Piala Dunia 1998. Berlanjut dengan Fevernova untuk perhelatan empat tahun kemudian. Berturut-turut membuat bola resmi Jabulani (Piala Dunia 2010), Brazuca (Piala Dunia 2014), dan Telstra 18 (Piala Dunia 2018). Saat itu, Adidas memesan sebanyak 500 ribu bola made in Majalengka untuk tiap Piala Dunia.

Sarat Teknologi Tinggi

Bola Al Rihla dibuat dengan teknologi tinggi yang berfokus pada kecepatan sehingga bola bisa bergerak lebih cepat dengan akurasi dan stabilitas yang juga sudah diukur. Desain ini memungkinkan bola mempertahankan kecepatannya lebih tinggi secara signifikan saat bergerak di udara.

Proses penciptaan bola Piala Dunia 2022 ini dilakukan dengan pengujian data yang ketat di laboratorium Adidas. Pengujian ini dilakukan para legenda pesepak bola ternama seperti mantan penjaga gawang timnas Spanyol Iker Casillas serta mantan striker timnas Brasil, Kaka.

"Ini adalah bola resmi untuk pertandingan Piala Dunia 2022. Berkualitas tinggi dan siap untuk dinikmati oleh para pemain bintang yang tampil di puncak permainan mereka pada panggung terbesar sejagat di Qatar," kata Direktur Pemasaran FIFA, Jean-François Pathy seperti dikutip website resmi mereka, 30 Maret 2022.

Direktur Desain Grafis Sepak Bola dan Hardware Adidas Franziska Loeffelmann, dalam kesempatan sama, menyampaikan bahwa Al Rihla mengakomodasi permainan sepak bola modern saat ini. "Permainannya bergerak lebih cepat. Akurasi dan stabilitas akan menjadi sangat penting. Untuk panggung global terbesar dalam sejarah olahraga, kami membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin dengan inovasi yang radikal," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Dita Fitri Alverina

Sumber: indonesia.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Kisah Dibalik Sup Pemersatu Khas Gorontalo

Selasa, 9 Agustus 2022 | 15:00 WIB

Indonesia Juara Umum ASEAN Paragames Ketiga Kali

Minggu, 7 Agustus 2022 | 18:00 WIB
X