• Kamis, 11 Agustus 2022

Presiden Republik Indonesia Gencarkan Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai

- Minggu, 24 Juli 2022 | 05:15 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memimpin parade motor listrik  di Yogyakarta, Rabu (23/3/2022). (Sumber foto: esdm.go.id)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memimpin parade motor listrik di Yogyakarta, Rabu (23/3/2022). (Sumber foto: esdm.go.id)

 

ngaderes.com - Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) komitmen konversi 1.000 sepeda motor ber-Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi motor listrik.

Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Ketenagalistrikan Sripeni Inten Cahyani menambahkan, Program Konversi Motor BBM ke Listrik merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia.

Arahan presiden tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 terkait dengan Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).

Baca Juga: Panorama Gunung Indah yang Mengesankan di Kintamani Bali

"Pada Rapat internal tanggal 21 Juni 2022, Presiden memberikan pengantar bahwa percepatan pengembangan Energi Baru Terbarukkan (EBT), mulai dari pembangkit listrik tenaga air, angin, surya, secara paralel dengan konversi kendaraan berbasis BBM ke kendaraan berbasis listrik, percepatan program kendaraan listrik hingga kompor listrik arahan Presiden, siapkan peraturan atau regulasi yang terkait dengan electric vehicle (EV)," ujar Inten.

Inten menambahkan, Presiden setuju untuk meningkatkan penggunaan EV untuk transportasi umum dan penentuan kota untuk pilot project.

Untuk pilot project, Inten melanjutkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta didorong sebagai kota percontohan karena Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga sudah siap hingga titik akhir perubahaan surat-suratnya.

Baca Juga: Kota Bandung Bahas Sister City dengan Gumi dan Gimcheon Korsel

"Presiden juga memberi arahan terhadap usulan Menteri ESDM terkait motor bekas menjadi motor listrik, agar cakupannya lebih luas tidak hanya contoh agar kalkulasi maksimal konversi dari motor bekas ke motor listrik. Bapak Presiden mengharapkan program ini berjalan massif dan tentunya kami sadari kami tidak bisa berdiri sendiri tanpa bantuan, partisipasi, kerja sama dengan Kementerian dan institusi lain, ini adalah kerja bersama," ungkap Inten.

Halaman:

Editor: Intan Resika Rohmah

Sumber: esdm.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Kisah Dibalik Sup Pemersatu Khas Gorontalo

Selasa, 9 Agustus 2022 | 15:00 WIB

Indonesia Juara Umum ASEAN Paragames Ketiga Kali

Minggu, 7 Agustus 2022 | 18:00 WIB
X