• Kamis, 11 Agustus 2022

Perbedaan Hari Raya Idul Adha 2022 di Indonesia dan Arab Saudi, Kemenag Berikan Penjelasan Mengenai Hal Ini

- Senin, 4 Juli 2022 | 11:44 WIB
Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Kementerian Agama, Adib sedang memberikan penjelasan dalam sidang isbat penetapan Hari Raya Idul Adha 2022 (Kemenag)
Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Kementerian Agama, Adib sedang memberikan penjelasan dalam sidang isbat penetapan Hari Raya Idul Adha 2022 (Kemenag)



ngaderes.com
- Sebagaimana yang diketahui Kementerian Agama (Kemenag) sudah menentukan pentapan awal Dzulhijah 1443 H jatuh pada Jumat, 1 Juli 2022 beberapa waktu lalu. 

Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha 1443 H jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022.

Namun, ketetapan ini berbeda dengan Arab Saudi yang menetapkan 10 Dzulhijah 1443 H jatuh pada Sabtu, 9 Juli 2022. 

Baca Juga: Hasil Sidang Isbat Kemenag, Idul Adha 1443 H Jatuh pada 10 Juli 2022

Terkait hal ini, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Kementerian Agama, Adib memberikan penjelasan.

Adanya perbedaan waktu ini disebabkan karena letak Arab Saudi lebih barat dari Indonesia.

“Waktu di Indonesia lebih cepat 4 jam, sehingga hilal justru mungkin terlihat di Arab Saudi,” terang Adib di Jakarta, Jumat tanggal 1 Juli 2022 lalu. 

Adib menjelaskan, semakin ke arah barat dan bertambahnya waktu, maka posisi hilal akan semakin tinggi dan semakin mudah dilihat.

Baca Juga: Begini Isi Surat Edaran Terkait Pelaksanaan Solat Hari Raya Idul Adha dan Kurban 2022 di Tengah Wabah PMK

Sementara, lanjut beliau letak geografis Arab Saudi berada di sebelah barat Indonesia, sehingga pada tanggal yang sama posisi hilal di sana lebih tinggi.

“Jadi kurang tepat jika memahami karena Indonesia lebih cepat 4 jam dari Arab Saudi, maka Indonesia mestinya melaksanakan Hari Raya Idul Adha 1443 H juga lebih awal. Jelas pemahaman ini kurang tepat,” katanya.

Berdasarkan data hisab, pada akhir Zulkaidah 1443 H, Adib menjelaskan, ketinggian hilal di Indonesia antara 0 derajat 53 menit sampai 3 derajat 13 menit dengan elongasi antara 4,27 derajat sampai 4,97 derajat.

Baca Juga: Kapan Puasa Sunah Jelang Idul Adha 2022? Catat Jadwal, Keutamaan dan Niat Puasa Berikut Ini

“Sementara pada tanggal yang sama, posisi hilal di Arab Saudi lebih tinggi dengan posisi yang ada di Indonesia. Jadi kemungkinan hilal terlihat di Arab Saudi sangat besar,” jelas mantan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat ini. ***

Editor: Annisa Sasa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Kisah Dibalik Sup Pemersatu Khas Gorontalo

Selasa, 9 Agustus 2022 | 15:00 WIB

Indonesia Juara Umum ASEAN Paragames Ketiga Kali

Minggu, 7 Agustus 2022 | 18:00 WIB
X