• Kamis, 11 Agustus 2022

Kemenkes Ingatkan Petugas Kesehatan Haji: Jemaah Siap Hadapi Potensi Suhu Meningkat di Arab Saudi Hingga 50 C

- Kamis, 2 Juni 2022 | 15:38 WIB
Ilustrasi Kemenkes Ingatkan Petugas Kesehatan Haji: Jemaah Siap Hadapi Potensi Suhu Meningkat di Arab Saudi Hingga 50 Derajat Celcius (pexels)
Ilustrasi Kemenkes Ingatkan Petugas Kesehatan Haji: Jemaah Siap Hadapi Potensi Suhu Meningkat di Arab Saudi Hingga 50 Derajat Celcius (pexels)



ngaderes.com
- Sekretaris Jenderal, Kunta Wibawa Dasa Nugraha memberikan beberapa imbauan taat protokol dan persiapan hadapi potensi cuaca panas kepada para Petugas Kesehatan Haji yang akan mendampingi calon jemaah. 

Imbauan ini, Sekjen beritahukan saat pelepasan sejumlah Petugas Kesehatan Haji pada Selasa, 31 Mei lalu.

Baca Juga: Perwakilan Keluarga Konfirmasi Rekaman Suara soal Kabar Ridwan Kamil di Swiss

Sekjen mengatakan jika pelaksanaan haji tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Di masa pandemi Covid-19 ini, beliau mengingatkan para Petugas Kesehatan Haji khususnya calon jemaah agar disiplin menjaga protokol kesehatan 5 M, vaksin dosis lengkap Covid-19 termasuk booster dan vaksin meningitis.

''Saya berharap agar petugas kesehatan dapat menjadi pionir dan memberikan contoh yang baik kepada jemaah dalam menerapkan protokol kesehatan. Tentu saja, kita berharap jemaah dan petugas kita semua terbebas dari COVID-19 baik pada saat keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air,'' ungkap Sekjen.

Baca Juga: 10 Cara Mengatasi Kelelahan Mental yang Bisa Kamu Lakukan

Selain dihadapkan pada pandemi COVID-19, tahun ini diperkirakan suhu udara di Arab Saudi meningkat hingga 50 derajat celcius saat puncak haji Juni-Juli mendatang. Sekjen mengingatkan agar hal ini menjadi perhatian bersama.

Karena cuaca yang panas, Sekjen meminta calon jemaah untuk memperbanyak minum air dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.

''Terus lakukan edukasi dan ingatkan jemaah untuk banyak minum agar tidak mengalami dehidrasi. Kegiatan berupa gerakan minum bersama dengan slogan #jangantungguhaus harus benar-benar dipastikan dilakukan, serta terus mengingatkan agar jemaah dapat membatasi aktivitas fisik di luar ruangan,'' pesannya.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Wali Kota Bandung: Perbedaan Itu Anugerah

Sekjen memastikan selama pelaksanaan ibadah haji 2022, petugas kesehatan haji akan terus melakukan pendampingan dan monitoring kesehatan para jemaah terutama kelompok rentan seperti lansia dan orang dengan penyakit komorbid.

Untuk memudahkan pengawasan, Kemenkes akan menggunakan TeleSehat. TeleSehat merupakan aplikasi yang memuat riwayat dan status kesehatan jemaah.

''Khusus untuk jemaah yang berisiko tinggi, tahun ini kita menggunakan TeleJemaah, untuk mengetahui status kesehatan. Petugas bisa memonitor langsung kepada jemaah, kalau mereka sakit bisa kita segera arahkan ke RS kita yang ada disana,'' ujarnya.

Baca Juga: Menpora Amali Membuka Secara Resmi Kongres Biasa, PSSI 2022 Harapkan Bisa Bentuk Tim yang Tangguh

Kalau ada masalah kesehatan seperti detak jantung meningkat maupun potensi pada jemaah naik, bisa langsung terdeteksi oleh petugas kesehatan. Sehingga bisa segera ditangani di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Halaman:

Editor: Annisa Sasa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Kisah Dibalik Sup Pemersatu Khas Gorontalo

Selasa, 9 Agustus 2022 | 15:00 WIB

Indonesia Juara Umum ASEAN Paragames Ketiga Kali

Minggu, 7 Agustus 2022 | 18:00 WIB
X