• Jumat, 27 Mei 2022

Hepatitis Akut : Sejak WHO Resmi Publikasikan Kondisi Luar Biasa (KLB), Laporan Kasus Semakin Bertambah

- Kamis, 5 Mei 2022 | 12:00 WIB
Ilustrasi kasus Hepatitis Akut semakin bertambah setelah dipublikasikan (pixabay)
Ilustrasi kasus Hepatitis Akut semakin bertambah setelah dipublikasikan (pixabay)



ngaderes.com
- Sejak secara resmi dipublikasikan sebagai Kondisi Luar Biasa (KLB) oleh WHO, jumlah laporan terus bertambah, tercatat lebih dari 170 kasus dilaporkan oleh lebih dari 12 negara.

WHO pertama kali menerima laporan pada 5 April 2022 dari Inggris Raya mengenai 10 kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya (Acute Hepatitis of Unknown aetiology ) pada anak-anak usia 11 bulan-5 tahun pada periode Januari hingga Maret 2022 di Skotlandia Tengah.

Baca Juga: Kemenkes Ungkap Temuan 3 Pasien Anak Dengan Hepatitis Akut Meninggal Dunia

Kisaran kasus terjadi pada anak usia 1 bulan sampai dengan 16 tahun. Tujuh belas anak di antaranya (10%) memerlukan transplantasi hati, dan 1 kasus dilaporkan meninggal.

Gejala klinis pada kasus yang teridentifikasi adalah hepatitis akut dengan peningkatan enzim hati, sindrom jaundice (Penyakit Kuning) akut, dan gejala gastrointestinal (nyeri abdomen, diare dan muntah-muntah).

Sebagian besar kasus tidak ditemukan adanya gejala demam. Penyebab dari penyakit ini masih belum diketahui.

Pemeriksaan laboratorium diluar negeri telah dilakukan dan virus hepatitis tipe A, B, C, D dan E tidak ditemukan sebagai penyebab dari penyakit tersebut.

Adenovirus terdeteksi pada 74 kasus dil luar negeri yang setelah dilakukan tes molekuler, teridentifikasi sebagai F type 41. SARS-CoV-2 ditemukan pada 20 kasus, sedangkan 19 kasus terdeteksi adanya ko-infeksi SARS-CoV-2 dan adenovirus.

Secara umum, gejala hepatitis misterius bisa dideteksi melalui tanda-tanda antara lain kuning, demam, mual, muntah dan diare.

Untuk mencegah penularan, Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid menghimbau masyarakat untuk senantiasa memastikan makanan dimasak dalam keadaaan matang dan bersih.

Lalu, upayakan untuk tidak memakai alat makan bersamaan. kemudian rajin mencuci tangan, dan menghindari kontak dengan orang sakit serta selalu mengikuti protokol kesehatan. ***

Editor: Annisa Sasa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Keren! Pemkot Bandung Berhasil Quattrick WTP

Sabtu, 21 Mei 2022 | 19:00 WIB
X