• Kamis, 7 Juli 2022

Ditlantas Polda Jatim Sebut Ada 7 Titik Rawan Kemacetan di Exit Tol Ini Pada Arus Mudik 2022

- Jumat, 22 April 2022 | 10:20 WIB
Ilustrasi 7 titik rawan kemacetan arus mudik 2022 ke Jatim (pexels)
Ilustrasi 7 titik rawan kemacetan arus mudik 2022 ke Jatim (pexels)



ngaderes.com
– Prediksi pemudik akan melakukan perjalanan ke Jawa Timur mencapai 16 juta di tahun 2022 ini. 

Berbagai persiapan dilakukan guna mengantisipasi lonjakan pemudik. Upaya yang tersebut salahsatunya yakni dengan mengantisipasi titik rawan kemacetan di tol rawan macet.

Baca Juga: Cek Rute Alternatif Mudik Tujuan Jateng dan Jatim Berikut Ini: Bisa Pakai Jalur Selatan Jawa

Ditlantas Polda Jatim juga telah melakukan pematangan dan persiapan penanganan mudik bersama Forkopimda Jatim.

“Ada 16 juta pergerakan, khususnya di Jatim,” kata Dirlantas Polda Jatim, Latief Usman di Polda Jatim, Rabu (20/4/2022).

Baca Juga: Menhub Cek Terminal Rambutan: Sarankan Mudik 2022 Di Tanggal Berikut Untuk Hindari Prediksi Kepadatan

Selain itu, 7 titik pintu tol atau exit tol yang diprediksikan berpotensi mengalami kemacetan juga telah diwaspadai.

“Ada 7 titik yang diwaspadai. Seperti Tol Sidoarjo, Tol Kejapanan di Waru Gunung, Tol Singosari, dan Tol Pandaan. Ketujuh titik ini berpotensi menghambat karena berada di dalam jalur tol utama,” ujar Latief.

Baca Juga: Jasa Marga Tambah Fasilitas Mudik Lebaran 2022 di Rest Area, Berikut Layanan Yang Bisa Pemudik Dapatkan

Latief menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola jalan tol untuk antisipasi kemacetan. Yakni dengan upaya penambahan gate tol jika terjadi antrean.

“Kami sudah berkoordinasi dengan mereka (pihak tol), kami meminta agar tidak terjadi antrean lebih dari 1 km. Apabila terjadi antrian lebih dari 1 km, saya meminta kebijaksanaan dari mereka. Apakah diloloskan atau mereka menambah (gate),” ungkap Latief.

Baca Juga: Idul Fitri Tahun 2022, Menhub Imbau Masyarakat Manfaatkan Fasilitas Mudik Gratis

Selain itu, mereka juga mengupayakan rekayasa lalu lintas ketika terjadi kemacetan di Jalan Tol. Yakni dengan memberlakukan one way (satu jalur).

“Langkah terakhir yang akan dilakukan, khususnya jika pemudik ke Surabaya penuh, kami akan buat one way dari KM 575 sampai dengan Surabaya,” tandas Latief. ***

Editor: Annisa Sasa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X