• Jumat, 30 September 2022

PPKM Level 2 Kota Bandung Sudah Ditetapkan, Yana Mulyana Tekankan Untuk Tetap Percepat Vaksin Booster

- Jumat, 8 April 2022 | 12:10 WIB
PPKM Level 2 Kota Bandung sudah diberlakukan, relaksasi terjadi pada beberapa sektor kegiatan termasuk kegiatan peribadatan (Diskominfo Bandung)
PPKM Level 2 Kota Bandung sudah diberlakukan, relaksasi terjadi pada beberapa sektor kegiatan termasuk kegiatan peribadatan (Diskominfo Bandung)



ngaderes.com
– Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 20 tahun 2022, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 2 Kota Bandung sudah diberlakukan. 

Kebijakan tersebut ditetapkan per hari Senin tanggal 4 April 2022 lalu. Kota Bandung yang awalnya ada pada PPKM level 3 turun ke level 2. 

Baca Juga: BPOM Awasi Jajanan Takjil Buka Puasa di Pusat Kuliner Kota Ambon

Penurunan PPKM Level 2 Kota Bandung ini dilakukan mengingat total capaian vaksinansi dosis 2 sudah melebiisi batas minimal 50 persen. 

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Bandung, Yana Mulyana mengatakan vaksinasi di kota Bandung harus di percepat.

Vaksin dosis 1 sudah mencapai lebih dari 112 persen sedangka vaksin dosis 2 juga sudah mencapai lebih dari 106 persen. 

"Booster juga harus dipercepat, saat ini sudah mencapai 24 persen!", terang Yana.

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Libur Nasional dan Cuti Bersama Idulfitri 1443 H

Terkait penurunan level ini, beberapa relaksasi kembali di terapkan di Kota Bandung

Salahsatunya pada kegiatan sektor non esensial dari 50 persen maksimal Work From Home (WFO) bagi pegawai, saat ini presentasi bisa ditambah hingga 75 persen.

Hal tersebut berlaku jika pegawai tentunya sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. 

Sedangkan untuk kategori pasar tradisional, toko kelontong dan toko-toko besar di Kota Bandung yang menjual kebutuhan pokok diperkenankan beroperasi hingga pukul 21.00 WIB. 

"Di Kota Bandung selama Ramadan ini kami berlakukan toko-toko grosiran bisa aktif buka mulai dari pukul 08.00-21.00 WIB. Kami juga mengimbau untuk tempat-tempat publik dengan konsisten menerapkan pengecekan Peduli Lindungi. Sehingga kita bisa tahu apa status dari para warga yang datang," ujar beliau. 

Baca Juga: KH Hasan Abdullah Sahal: Allah Swt Jadikan Pergantian Malam dan Siang untuk Orang Bersyukur

Untuk kategori tempat ibadah seperti masjid, gereja, pura, vihara dan kelnteng dapat mengadakan kegiatan peribadatan maksimal 75 persen kapasitas dengan disipilin menerapkan protokol kesehatan (prokes). 

Kegiatan seni, olahraga, dan hiburan lainnya di area publik diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 75 persen juga.

Tentunya dengan menerapkan prokes dan wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. Hanya pengunjung dengan kategori status hijau yang boleh masuk.

Baca Juga: Korea Terbuka 2022 : Vito Menang, Langkah Ginting Harus Terhenti

"Meski sudah landai, tetap ya harus jaga prokesnya. Minimal menggunakan masker dan jaga jarak. Karena penyebaran virus covid ini meski varian apapun, caranya tetap sama melalui droplet. Jangan lupa cuci tangan juga dan jaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan bergizi," tutur beliau. ***

Editor: Annisa Sasa

Sumber: Diskominfo Bandung

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tak Sabar Menanti Piala Dunia U-20 di Indonesia

Kamis, 22 September 2022 | 12:00 WIB

Hari Pertama Pasar Murah, Lebih dari 100 kg Telur Ludes

Selasa, 20 September 2022 | 10:00 WIB

Wujudkan Bandung Jagjag Waringkas, Dinkes Kawal UHC

Jumat, 16 September 2022 | 12:00 WIB
X