• Kamis, 7 Juli 2022

Ungkap Filosofi Label Halal Indonesia, Begini Pemaparan dari Kemenag

- Selasa, 15 Maret 2022 | 12:30 WIB
Tampilan Label Halal Indonesia terbaru (kemenag)
Tampilan Label Halal Indonesia terbaru (kemenag)



ngaderes.com
- Kepala BPJPH, Muhammad Aqil Irham menjelaskan perihal makna dari label Halal Indonesia.

Secara filosofi, label Halal Indonesia ini mengadaptasi nilai-nilai ke-Indonesiaan.

Bentuk dan corak yang digunakan merupakan artefak-artefak budaya yang memiliki ciri khas yang unik berkarakter kuat dan merepresentasikan Halal Indonesia.

"Bentuk label Halal Indonesia terdiri atas dua objek, yaitu bentuk Gunungan dan motif Surjan atau Lurik Gunungan pada wayang kulit yang berbentuk limas, lancip ke atas. Ini melambangkan kehidupan manusia!," ungkap beliau. 

Bentuk gunungan itu tersusun sedemikian rupa berupa kaligrafi huruf arab yang terdiri atas huruf Ḥa, Lam Alif, dan Lam dalam satu rangkaian sehingga membentuk kata Halal.

Baca Juga: Kemenag Tetapkan Label Halal 2022, Himbau Pelaku Usaha Perbarui Label Terbaru Ini

Hal itu menggambarkan bahwa semakin tinggi ilmu dan semakin tua usia, maka manusia harus semakin dekat dengan Sang Pencipta

Dilihat dari gambar sudutnya mengerucut (golong gilig) manunggaling Jiwa, Rasa, Cipta, Karsa, dan Karya dalam kehidupan.

Sedangkan motif Surjan yang juga disebut pakaian takwa mengandung makna-makna filosofi yang cukup dalam. Diantaranya,bagian leher baju surjan memiliki kancing 3 pasang (6 biji kancing) yang kesemuanya itu menggambarkan rukun iman.

Baca Juga: Berikut 4 Tips Persiapan Ramadhan, Lakukan Hal ini di Bulan Sya'ban

Selain itu motif surjan/lurik yang sejajar satu sama lain juga mengandung makna sebagai pembeda/pemberi batas yang jelas.

"Sejalan dengan tujuan penyelenggaraan Jaminan Produk Halal di Indonesia. Label Halal Indonesia menghadirkan kenyamanan, keamanan, keselamatan, dan kepastian ketersediaan produk halal bagi masyarakat yang mengkonsumsi!", terangnya.

Aqil Irham menambahkan bahwa Label Halal Indonesia menggunakan ungu sebagai warna utama label dan hijau toska sebagai warna sekundernya.

"Ungu adalah warna utama Label Halal Indonesia. Warna ungu merepresentasikan makna keimanan, kesatuan lahir batin, dan daya imajinasi!", jelasnya.

Sedangkan warna sekundernya adalah Hijau Toska, yang mewakili makna kebijaksanaan, stabilitas, dan ketenangan.


Baca Juga: Bantu Jaga Kesehatan Pendengaran, Ingat Penggunaan Headset Saat Meeting Online

Baca Juga: 6 Manfaat Cokelat Bagi Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Sementara itu, Sekretaris BPJPH, Arfi Hatim menjelaskan perihal arti dan filosofi label halal Indonesia kepada khalayak. Pasalnya, label halal Indonesia terdiri dari dua komponen terdiri dari logogram dan logotype.

Logogram berupa bentuk gunungan dan motif surjan. Sedangkan logotype berupa tulisan Halal Indonesia yang posisinya berada di bawah bentuk gunungan dan motif surjan. Arfi mengatakan, dalam pengaplikasiannya, kedua komponen label ini tidak boleh dipisah.

Dari segi warna, secara detil label Halal Indonesia menggunakan warna ungu dengan kode warna #670075 Pantone 2612C. Sedangkan warna sekunder hijau toska memiliki Kode Warna #3DC3A3 Pantone 15-5718 TPX.

Adapun Keputusan Kepala BPJPH Nomor 40 Tahun 2022 tentang Penetapan Label Halal dan panduan teknis tentang penggunaan label halal selanjutnya dapat diakses di laman resmi BPJPH Kemenag bisa diakses www.halal.go.id/infopenting.

"Selanjutnya mari kita gunakan Label Halal Indonesia ini sesuai ketentuan. Ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat mengudentifikasi produk yang telah terjamin dan memiliki sertifikat halal yang diterbitkan oleh BPJPH," tuturnya. ***


Editor: Annisa Sasa

Sumber: kemenag.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X