• Kamis, 11 Agustus 2022

Tanggapan BPJS Ketenagakerjaan: JHT Bisa Cair Sebagian Sebelum Usia 56 Tahun

- Kamis, 17 Februari 2022 | 21:38 WIB
Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan menanggapi tatacara dan jaminan manfaat Jaminan Hari Tua (JHT) (Dok: BP Jamsostek)
Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan menanggapi tatacara dan jaminan manfaat Jaminan Hari Tua (JHT) (Dok: BP Jamsostek)

 

ngaderes.com – Terhitung sejak Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 2 Tahun 2022 mengenai Jaminan Hari Tua (JHT) dikeluarkan, hingga saat ini masih menuai pro dan kontra dari masyarakat.  

Pasalnya berdasarkan tata cara dan persyaratan pembayaran manfaat JHT yang tertuang dalam Permanker tersebut pekerja harus menunggu usai 56 tahun untuk bisa memperoleh JHT.

Peraturan baru ini mengganti Permenaker Nomor 19 Tahun 2015 sebelumnya yang menyebutkan pemberian manfaat JHT bagi peserta yang mengundurkan diri /PHK dibayarkan setelah melewati masa tunggu 1 bulan dari SK pengunduran Dri/PHK yang perusahaan terbitkan.

Baca Juga: Peraturan Baru Menaker Soal Pencairan Jaminan Hari Tua (JHT): Harus Menunggu Usia 56 Tahun

Pejabat Pengganti Sementara Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan, Dian Agung Senoaji, membenarkan aturan baru tersebut. 

Program JHT bertujuan untuk menjamin peserta menerima uang tunai pada saat memasuki masa pensiun, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia, sehingga pekerja memiliki tabungan ketika masa pensiun.

"Jika pekerja mengalami PHK, pemerintah telah menyiapkan program Jaminan Kehilangan Pekerjaan dengan manfaat uang tunai, akses lowongan kerja dan pelatihan kerja," katanya Dian.

Baca Juga: Perbudakan Modern! dari Budak Korporasi hingga Budak Cinta, Mana Jalan Ninjamu?

Dian juga menerangkan sebagaimana aturan dalam Permenaker Nomor 2 Tahun 2022, peserta JHT masih bisa mencairkan sebagian dana jaminan hari tua (JHT) meski belum berusia 56 tahun dengan syarat dan ketentuan yang sudah ditetapkan.

Adapun pencairan yang dimaksud adalah 30 persen untuk kepemilikan rumah atau 10 persen untuk keperluan lain dengan ketentuan minimal sudah mengikuti kepesertaan selama 10 tahun.

"Sedangkan untuk pencairan dana JHT secara penuh hanya dapat dilakukan saat peserta mencapai usia 56 tahun, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia," ungkapnya, Jumat (11/2).

Baca Juga: Terkait Wadas dan Pembangunan Bendungan Bener, Ganjar Tegaskan Jangan Ada Pejabat yang “Bermain”

Halaman:

Editor: Annisa Sasa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Kisah Dibalik Sup Pemersatu Khas Gorontalo

Selasa, 9 Agustus 2022 | 15:00 WIB

Indonesia Juara Umum ASEAN Paragames Ketiga Kali

Minggu, 7 Agustus 2022 | 18:00 WIB
X