• Minggu, 14 Agustus 2022

Inovasi Prodi Bahasa Jepang Universitas Widyatama Gelar PkM di Tengah Pandemi

- Selasa, 11 Januari 2022 | 02:46 WIB
WhatsApp Image 2022-01-10 at 19.37.13
WhatsApp Image 2022-01-10 at 19.37.13

News, Bandung - Program studi (Prodi) Bahasa Jepang Universitas Widyatama gelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dalam bentuk webinar dengan tema ‘Serba Serbi Kejepangan’ pada Senin, (27/12/2021). Kegiatan PkM kali ini sengaja diselenggarakan dalam bentuk webinar, sebagai bentuk inovasi Prodi Bahasa Jepang Universitas Widyatama beradaptasi dengan kondisi pandemi. Meski masih dalam kondisi pandemi, Prodi Bahasa Jepang Universitas Widyatama berharap tujuan dari penyelenggaraan webinar ini tetap tercapai, yakni menambah pengetahuan kejepangan bagi peserta webinar. Oleh karena itu, webinar kali ini mengusung judul Pengenalan Pengetahuan Kejepangan Bagi SMA BPI 1 Bandung. Kondisi pandemi ini tidak menyurutkan animo peserta kegiatan PkM yang merupakan siswa-siswi dari SMA BPI 1 Bandung. Para peserta begitu antusias mencari tahu pengetahuan kejepangan yang meliputi bahasa Jepang dan budaya Jepang, berbagai kesempatan untuk pergi dan hidup di Jepang serta prospek kerja para lulusan bahasa Jepang.
-
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang berhasil terselenggara ini, merupakan kegiatan dalam upaya melaksanakan salah satu dharma dari Tridharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini menjadi media untuk berinteraksi dengan masyarakat juga sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Di samping itu, program ini menandakan bahwa Prodi Bahasa Jepang Universitas Widyatama tidak hanya berorientasi pada kegiatan internal. Kegiatan ini melibatkan beberapa dosen Prodi Bahasa Jepang Universitas Widyatama sebagai narasumber di antaranya Aan Amalia, Dra.,M.Pd, Dinda Gayatri Ranadireksa, M.A.,Ph.D, Hety Nurohmah, S.S.,M.Hum, Abdul Latif Jaohari, S.Pd.,M.Pd, dan Felicia Aprilani, S.Hum.,M.Hum. Selain itu juga dibantu oleh admin Prodi D3 dan S1 Nindy Rizky A.Md dan mahasiswa Prodi D3 dan S1 yaitu Dzakiy Hans Makarim, Salsabila Putri Perdana dan Harya Muhammad Fajar. Hasil kegiatan PkM ini membuktikan bahwa efektifitas tetap tercapai. Hal ini diketahui berdasarkan hasil kuesioner serta animo peserta secara interaktif yang mengajukan berbagai pertanyaan saat pelaksanaan kegiatan. Bahkan beberapa dosen turut memberikan pertanyaan untuk para peserta. Kegiatan webinar pun diramaikan dengan pemberian door prize untuk para peserta yang beruntung. Yaitu para peserta yang bisa menjawab pertanyaan maupun yang bertanya berhak mendapatkan door prize berupa saldo e-wallet untuk menunjang pembelajaran online.   Editor: Redaksi    

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Ini Kisah Dibalik Sup Pemersatu Khas Gorontalo

Selasa, 9 Agustus 2022 | 15:00 WIB

Indonesia Juara Umum ASEAN Paragames Ketiga Kali

Minggu, 7 Agustus 2022 | 18:00 WIB
X