• Senin, 27 Juni 2022

Kemenparekraf Usung ‘Wonderful Journey’ Promosikan Pariwisata Indonesia di WTM London 2021

- Senin, 1 November 2021 | 00:51 WIB
IMG-20211102-WA0001
IMG-20211102-WA0001

News - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengusung tema ‘Wonderfull Journey’ dalam upaya mempromosikan Indonesia di ajang World Travel Market (WTM) London 2021, salah satu pameran pariwisata terbesar di dunia sejak 1980.

WTM London 2021 dilaksanakan secara hybrid (offline dan online) pada 1–3 November 2021 di Excel Centre, London, dan 8–9 November 2021 secara virtual. Pemerintah Indonesia melalui Kemenparekraf menjadikan WTM London 2021 sebagai ajang potensial untuk memasarkan pariwisata Indonesia ke mancanegara dan menyambut kedatangan kembali wisatawan.

Kegiatan ini juga merupakan upaya perluasan pasar dan menjaga eksistensi Indonesia sebagai salah satu destinasi utama di Asia Tenggara untuk pasar Inggris.

Peta Bisnis Pariwisata Indonesia

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, menjelaskan bahwa dalam event WTM London 2021, Indonesia tidak hanya mengangkat tentang 5 Destinasi Super Prioritas Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang yang telah berjalan sejak 2020, tapi juga akan menyikapi perubahan peta bisnis pariwisata yang dipengaruhi perubahan permintaan dan selera pasar.

Indonesia juga akan menyoroti program InDOnesia CARE, atau I DO CARE, untuk menunjukkan bahwa protokol kesehatan diterapkan hampir di seluruh rangkaian perjalanan wisatawan saat memasuki destinasi di Indonesia.

“Hal ini merupakan implementasi dari tiga strategi utama yang diterapkan dalam membangkitkan kembali sektor pariwisata Indonesia, yaitu inovasi, adaptasi, dan kolaborasi,” ujar Sandiaga. Lebih lanjut, Sandiaga menjelaskan bahwa partisipasi Indonesia dalam WTM London 2021 juga menjadi bagian dari persiapan Bali menjadi proyek percontohan pembukaan kembali perbatasan bagi wisatawan internasional.

Kondisi Bali Terkini

Dalam kesempatan berbeda, melalui laman baliprov.go.id Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan perkembangan Covid-19 di Bali yang sudah cukup baik, melandai, dan mulai stabil. Menurut data tanggal 28 Oktober 2021, kasus harian Covid-19 di Bali terus menurun dan stabil di angka dua digit, hingga jumlah yang sembuh secara komulatif telah mencapai lebih dari 96%. Adapun vaksinasi di Bali, pencapaian vaksinasi diinfokan sudah tinggi. Untuk vaksinasi suntik ke-1 mencapai lebih dari 100% dan vaksinasi suntik ke-2 mencapai lebih dari 85%, sehingga hal ini terjadinya pembentukan (herd immunity) atau kekebalan kelompok di Bali. Sumber: kemenparekraf.go.id Editor: Redaksi

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Tak Perlu Takut, Laporkan Kekerasan Anak ke DP3A

Jumat, 17 Juni 2022 | 09:00 WIB

Selamat Jalan, Eril! Jutaan Doa Mengantarmu Pulang

Selasa, 14 Juni 2022 | 10:00 WIB
X