• Senin, 27 Juni 2022

Geliat Penjualan Hewan Kurban Di Masa Pandemi

- Jumat, 9 Juli 2021 | 14:27 WIB
WhatsApp Image 2021-07-07 at 20.37.49
WhatsApp Image 2021-07-07 at 20.37.49

Kurban Corner – Sebelas hari lagi umat muslim di Indonesia akan merayakan hari besar kedua setelah Hari Raya Idul Fitri, yaitu Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah atau 2021 Masehi. Masyarakat muslim sudah mulai mencari hewan kurban terbaik dengan kriteria yang sesuai dengan syariat. Idul Adha 1442 Hijriah ini merupakan tahun ke 2 yang terjadi di masa pandemi Covid-19. Namun antusias masyarakat untuk menjalankan ibadah kurban masih cukup tinggi. Adapun orang-orang yang sudah mencari hewan kurban dari jauh-jauh hari. Salah satunya adalah Tri Larasati atau Lala, yang sudah memesan hewan kurban sejak sebulan sebelum hari H. “Saya sendiri sudah memesan hewan kurban pada bulan Juni kemarin di tempat langganan keluarga. Untuk tahun ini kebetulan lagi ada rezeki, jadi kurban sapi mengajak keluarga dan anak-anak yatim piatu,” ungkap Lala saat diwawancara pada 8 Juli 2021. Tak hanya itu, penjual hewan kurban di Cimahi juga membenarkan bahwa saat ini minat masyarakat dalam menjalankan ibadah kurban meningkat, dilihat dari penjualan sapi di peternakan yang dimiliki oleh Yaya, seorang peternak muda asal Cimahi. “Penjualan tahun ini meningkat dibandingkan tahun kemarin, tahun kemarin terjual 22 ekor, saat ini sudah kejual 30 ekor sebelum hari H,” ungkap Yaya saat diwawancarai oleh tim ngaderes.com.  

Penjualan Hewan Kurban di Tasikmalaya Alami Penurunan

Namun apa yang terjadi di kota Bandung dan Cimahi, berbeda dengan di kota Tasikmalaya. Dilansir dari ayotasik.com, pedagang sapi kurban Hendar (45) mengaku penjualan tahun ini menurun hingga 40 persen dibandingkan dengan tahun lalu. "Biasanya 3 pekan sebelum lebaran sudah banyak yang beli. Namun, kali ini turun sekitar 40% yang beli," ujar Hendar (ayotasik.com)
-
Foto: pexels.com Di tengah pandemi ini juga ada berbagai macam prosedur yang harus dilakukan. Mulai dari pengadaan depot-depot di beberapa wilayah yang mengharuskan melalui beberapa proses perizinan. Lalu pembelian hewan kurban yang biasanya offline menjadi online. Sampai pengadaan penyembelihan di masjid-masjid tertentu yang ditiadakan atau mengharuskan shohibul kurban hanya bisa menyaksikan via online. Namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat umat muslim untuk berusaha menunaikan ibadah kurban. “Bagaimanapun prosesnya, mau itu online maupun offline yang penting sesuai dengan syariat,” ucap Lala. Penulis: Syahida Innayatullah Editor: dfalv

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Tak Perlu Takut, Laporkan Kekerasan Anak ke DP3A

Jumat, 17 Juni 2022 | 09:00 WIB

Selamat Jalan, Eril! Jutaan Doa Mengantarmu Pulang

Selasa, 14 Juni 2022 | 10:00 WIB
X