• Minggu, 5 Februari 2023

HIPMI Ekspor Makanan Berbasis Hasil Pertanian ke Australia

- Minggu, 11 April 2021 | 02:43 WIB
t2r7ackN_album_image
t2r7ackN_album_image

Ngaderes.com, Jakarta - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyambut baik ekspor perdana untuk komoditas makanan berbasis hasil pertanian yang dilakukan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ke Australia. Pelepasan ekspor perdana tersebut berlangsung pada Kamis, (8/4/2021) di Jakarta.

Ekspor perdana ini menjadi langkah awal HIPMI berkontribusi dalam menduniakan Indonesia sehingga ke manapun kita pergi kita dapat menemui produk-produk Indonesia dengan mudah,” ujar Lutfi yang menghadiri acara tersebut secara virtual. Lutfi juga menyampaikan, makanan dan minuman Indonesia akan menjadi produk primadona di mancanegara.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kasan menyampaikan, pelepasan ekspor perdana produk makanan berbasis hasil pertanian yang dilakukan HIPMI ini merupakan langkah awal yang baik.

Kementerian Perdagangan terus mendorong para pelaku usaha, khusunya usaha kecil dan menengah (UKM) untuk bisa menjangkau dan menjadi pemain global,” tandas Kasan. Kasan berharap, ekspor dari anggota HIPMI akan terus berlanjut.

Pelepasan ekspor perdana ke Australia ini, lanjut Kasan, juga merupakan langkah yang dikonkretkan dari pemanfaatan implementasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA).

Kementerian Perdagangan juga terus membuka akses pasar melalui perjanjian perdagangan internasional dengan negara mitra dagang. Dari 23 perjanjian perdagangan, ada 22 perjanjian perdagangan yang sudah diimplementasikan. Tentunya, pasar-pasar ekspor lainnya masih terbuka luas.

Hal ini merupakan upaya dalam mewujudkan salah satu mandat Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Perdagangan untuk meningkatkan kinerja ekspor Indonesia melalui perjanjian perdagangan Indonesia.

Upaya meningkatkan ekspor

Kasan menjelaskan ada tiga hal yang menjadi kunci dalam upaya meningkatkan ekspor, yaitu melalui pemberian dukungan, fasilitasi, dan kolaborasi. Dukungan pemerintah melalui kementerian/lembaga terkait seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kooperasi dan UKM, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Perindustrian dan lainnya diperlukan para pelaku usaha dalam memajukan usahanya.

“Dengan dukungan, fasilitasi, dan kolaborasi, maka UKM akan dapat semakin maju, bertambah jumlahnya, dan dapat meningkatkan kontribusinya terhadap ekonomi, khususnya ekspor nasional,” kata Kasan. Kasan juga menyampaikan agar para pelaku usaha dapat berkomunikasi lebih lanjut dengan para perwakilan perdagangan RI di berbagai negara.

Halaman:

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Puluhan Tewas dalam Ledakan Masjid di Pakistan

Selasa, 31 Januari 2023 | 12:00 WIB
X