• Minggu, 14 Agustus 2022

Viral Video Warga Menolak Pemakaman Jenazah Positif Covid-19, Begini Padangan Ahli dan Islam

- Jumat, 3 April 2020 | 18:00 WIB
InShot_20200405_102826779
InShot_20200405_102826779

Ngaderes.com - Beberapa waktu lalu, warga +62 sempat diramaikan dengan video viral yang menunjukan aksi protes sejumlah warga terhadap petugas medis yang hendak menguburkan jenazah positif Corona Virus Deases (Covid-19). Peristiwa tersebut terjadi di Kabupaten Banyumas, Jawa Timur.

Bagaimana sebetulnya pandangan ilmiah para ahli, terkait virus corona yang ada di tubuh jenazah? Apakah virus tersebut mati, atau masih ada potensi mereplikasi diri dan menular pada manusia yang masih hidup?

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Banyumas, dr. Noegroho Harbani menjelaskan, bahwa virus hanya bisa tumbuh dan berkembang di sel hidup. "Begitu sel yang ke-host-nya mati, tidak ada metabolisme dan proses replikasi lagi. Ya virusnya ikut mati," ujar Noegroho.

Islam Menilai Jenazah Positif Covid-19

Lantas bagaimana islam menilai, peristiwa penolakan warga terhadap penguburan jenazah positif Covid-19?

Salah satu pemuka agama di Jawa Barat, Ustadz Abu Zaki dalam wawancara bersama jurnalis ngaderes menyampaikan, secara global, ada 5 hal yang harus disegerakan dalam islam.

1. Menjamu tamu

2. Mengurus mayit atau jenazah

3. Menikah jika sudah mampu

4. Taubat dari maksiat

5. Melunasi utang jika sudah punya untuk pembayarnya

Halaman:

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Ini Kisah Dibalik Sup Pemersatu Khas Gorontalo

Selasa, 9 Agustus 2022 | 15:00 WIB

Indonesia Juara Umum ASEAN Paragames Ketiga Kali

Minggu, 7 Agustus 2022 | 18:00 WIB
X