puasa ramadan terpanjang
Sumber: aljazeera.com

ngaderes.com – Satu hari lagi kita akan segera memasuki bulan Ramadan. Bulan mulia itu akan menyapa kita. Bagaikan tamu agung yang membawa berbagai kebaikan dan keberkahan, menjanjikan berkah, rahmat dan ampunan. Pahala akan dilipat-gandakan. Doa dan harapan akan dikabulkan. Dosa-dosa akan dihapuskan. Dan segala keutamaan lain yang dijanjikan. Dan tidak ketinggalan, di Ramadan terdapat satu malam dimana yang lebih baik daripada seribu bulan.

Tahun ini, bulan suci Ramadan kemungkinan besar akan dimulai pada hari Selasa, 13 April 2021. Puasa sebelum matahari terbit hingga terbenam berlangsung antara 10 hingga 21 jam, tergantung di belahan dunia mana kita berada.

Ramadan dimulai 10 hingga 12 hari lebih awal setiap tahun. Ini karena penanggalan Islam didasarkan pada penanggalan lunar “Hijriah” dengan bulan yang panjangnya 29 sampai 30 hari. Ramadan berikutnya akan dimulai sekitar 13 April lagi adalah sekitar 33 tahun dari sekarang, atau tahun 2054.

Jumlah jam siang hari bervariasi dari satu negara ke negara lain. Umat ​​Muslim yang tinggal di negara-negara paling selatan di dunia seperti Chili atau Selandia Baru akan berpuasa rata-rata 11 jam. Sementara mereka yang tinggal di negara-negara utara seperti Islandia atau Norwegia akan berpuasa 18+ jam.

Bagi umat Islam yang tinggal di Belahan Bumi Utara, jumlah jam puasa akan sedikit lebih pendek tahun ini dan akan terus menurun hingga 2032, yang merupakan tahun Ramadan akan jatuh selama titik balik matahari musim dingin (hari terpendek dalam setahun). Setelah itu, jam puasa akan meningkat hingga titik balik matahari musim panas – (hari terpanjang di tahun Utara). Bagi Muslim yang tinggal di selatan khatulistiwa, hal yang sebaliknya akan terjadi.

Coba kalau kalian tinggal di Eropa atau Amerika, waktu puasanya lebih panjang dari Indonesia loh. Bahkan ada yang harus berpuasa hingga 20 jam lamanya, masyaAllah kan perjuangan umat muslim di sana?

Puasa Ramadan Terpanjang

Di kota-kota paling utara yang ekstrem seperti Longyearbyen, Norwegia, di mana matahari tidak terbenam dari 20 April hingga 22 Agustus, peraturan agama, atau fatwa, telah dikeluarkan untuk mengikuti pengaturan waktu di Mekah, Arab Saudi, atau negara Muslim terdekat.

Dilansir dari portal berita Aljazeera, berikut daftar negara dengan jam puasa Ramadan terpanjang di dunia. Beberapa di dominasi oleh negara-negara Eropa terutama Eropa Utara dan Timur.

puasa ramadan terpanjang
sumber: hdfondos.eu

Greenland (Islandia dan Finlandia)

Wilayah Greenland seperti Finlandia dan Islandia memang memiliki iklim cuaca yang unik. Jika musim panas datang maka waktu siang lama sekali, serasa matahari enggan terbenam. Yang jadi kendala jika bulan Ramadan datang dan kebetulan sedang musim panas.

Namun, karena kuasa Allah meski musim panas, iklim di Islandia tetap dingin. Hal ini  membantu mereka untuk tetap menjalankan puasa wajib. Luar biasa sekali, umat muslim disana harus mengalami puasa selama kurang lebih 19-20 jam. Sementara untuk finlandia, jam puasa tidak jauh berbeda yaitu kurang lebih 19-20 jam.

Namun, mereka tetap menjalani ibadah puasa wajib ini dengan sukacita. Pasalnya kebanyakan dari mereka berbuka di masjid lalu solat magrib, kemudian dilanjutkan dengan solat isya dan tarawih. Setelah itu dilanjutkan sahur bersama baru bisa kembali ke rumah masing-masing.

sumber: flickr.com

Swedia

Islam jadi agama resmi kedua di Swedia setelah Kristen. Sekitar 5% dari 9 juta jiwa jumlah penduduknya merupakan umat Muslim.

Di negeri pesepakbola Zlatan Ibrahimovic ini juga mengalami waktu puasa yang panjang yaitu selama 17-18 jam lebih umat muslim di Swedia harus berpuasa.

sumber: masjid-photograph.blogspot.co.id

Rusia

Negara multikultural ini menjadi negara selanjutnya yang memiliki waktu siang panjang selama bulan Ramadan. Yaitu selama 18 jam. Dengan populasi umat muslim 15-20% ini, menjadikan Islam agama terbesar kedua di Rusia setelah Kristen Ortodoks.

Negeri yang akrab dengan industri peralatan militer ini juga memiliki makanan khas untuk berbuka puasa bernama khingals, yaitu roti berisi keju. Dan minuman fermentasi non alkohol bernama kvass.

sumber: en.qantara.de

Jerman

Negara Konselir itu jadi rumah kurang lebih 4,3 juta umat muslim, atau sekitar 6,1 persen dari total penduduknya. Umat muslim jerman harus mengalami puasa selama 16-17 jam.

Sebagian umat muslim di Jerman merupakan imigran dari Turki, Suriah, atau Afghanistan.

sumber: google.com

Kanada

Empat negara diatas merupakan bagian dari Benua Eropa. Yang satu ini berasal dari Benua Amerika, yaitu Kanada. Negara pecahan es ini memiliki populasi umat muslim sekitar satu juta lebih.

Untuk bulan Ramadan tahun 2021 ini umat Muslim di Kanada harus menjalani puasa selama 15-16 jam.

Kalau udah niat sih in sya Allah tidak akan terlalu banyak berpengaruh meski waktunya panjang, akan Allah mampukan untuk menyelesaikan puasa itu.

Jadi buat kamu yang lagi menempuh pendidikan atau bekerja di negara yang memiliki waktu puasa Ramadan terpanjang tetap semangat yaa jalani puasanya. (dita/berbagai sumber)

Berikut daftar negara dengan waktu puasa yang dijalaninya (Sumber: Al Jazeera)

Jam Puasa Ramadan Terpanjang :
– Nuuk, Greenland: 19-20 jam
– Reykjavik, Islandia: 19-20 jam
– Helsinki, Finlandia: 18-19 jam
– Stockholm, Swedia: 17-18 jam
– Glasgow, Skotlandia, Inggris: 17-18 jam
– Oslo, Norwegia: 17-18 jam
– Kopenhagen, Denmark: 17-18 jam
– Moskow, Rusia: 17-18 jam
– Berlin, Jerman: 16-17 jam
– Amsterdam, Belanda: 16-17 jam
– Warsawa, Polandia: 16-17 jam
– London, Inggris: 16-17 jam
– Paris, Prancis: 16-17 jam
– Nur-Sultan, Kazakhstan: 16-17 jam
– Brussel, Belgia: 16-17 jam
– Zurich, Swiss: 16-17 jam
– Bukares, Rumania: 15-16 jam
– Ottawa, Kanada: 15-16 jam
– Sofia, Bulgaria: 15-16 jam
– Roma, Italia: 15-16 jam
– Madrid, Spanyol: 15-16 jam
– Lisbon, Portugal: 15-16 jam
– Athena, Yunani: 15-16 jam
– Beijing, Cina: 15-16 jam
– Washington, DC, AS: 15-16 jam
– Pyongyang, Korea Utara: 15-16 jam
– Ankara, Turki: 15-16 jam
– Rabat, Maroko: 14-15 jam
– Tokyo, Jepang: 14-15 jam
– Islamabad, Pakistan: 14-15 jam
– Teheran, Iran: 14-15 jam
– Baghdad, Irak: 14-15 jam
– Beirut, Lebanon: 14-15 jam
– Damaskus, Suriah: 14-15 jam
– Kairo, Mesir: 14-15 jam
– Yerusalem: 14-15 jam
– Kota Kuwait, Kuwait: 14-15 jam
– Kota Gaza, Palestina: 14-15 jam
– New Delhi, India: 14-15 jam
– Hong Kong: 14-15 jam
– Dhaka, Bangladesh: 14-15 jam
– Muscat, Oman: 14-15 jam
– Kabul, Afghanistan: 14-15 jam
– Riyadh, Arab Saudi: 14-15 jam
– Doha, Qatar: 14-15 jam
– Dubai, UEA: 14-15 jam
– Aden, Yaman: 13-14 jam
– Addis Ababa, Ethiopia: 13-14 jam
– Dakar, Senegal: 13-14 jam
– Abuja, Nigeria: 13-14 jam
– Kolombo, Sri Lanka: 13-14 jam
– Bangkok, Thailand: 13-14 jam
– Khartoum, Sudan: 13-14 jam
– Kuala Lumpur, Malaysia: 13-14 jam
– Singapura: 13-14 jam
– Nairobi, Kenya: 13-14 jam

Jam Puasa lebih Cepat
– Luanda, Angola: 12-13 jam
– Jakarta, Indonesia: 12-13 jam
– Brasilia, Brasil: 12-13 jam
– Harare, Zimbabwe: 12-13 jam
– Johannesburg, Afrika Selatan: 11-12 jam
– Buenos Aires, Argentina: 11-12 jam
– Ciudad del Este, Paraguay: 11-12 jam
– Cape Town, Afrika Selatan: 11-12 jam
– Montevideo, Uruguay: 11-12 jam
– Canberra, Australia: 11-12 jam
– Puerto Montt, Chili: 11-12 jam
– Christchurch, Selandia Baru: 11-12 jam

Penulis : Dita F.A
Editor : redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here