international hijab solidarity day
Instagram/@adinlubiss

Ngaderes.com – Islam sebagai agama Rahmatan Lil Alamiin menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Segala bentuk aturan hidup tertuang jelas di dalam kitab suci Al Quran. Diantara aturan-Nya adalah melindungi hak-hak dan menjunjung tinggi martabat seorang wanita.

Sebagai bukti Allah memuliakan wanita yakni tercantumnya salah satu surat yang mewakili wanita seluruh dunia, yaitu surat An-Nisa.

Sebagai makhluk yang dimuliakan, Allah memerintahkan wanita lewat wahyu yang disampaikan kepada Nabi Muhammad Saw yang termaktub dalam beberapa surat di dalam Al Quran, diantaranya :

“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang-orang mukmin: Hendaklah mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab: 59)

Dalam ayat ini, bukan saja Allah memberikan perintah untuk melaksanakan ketaatan, namun memberikan kemuliaan kepada wanita dalam menutup auratnya. Tidak boleh orang lain melihatnya kecuali mahramnya. Dalam sholat pun, hanya bagian tertentu saja yang boleh dilihat seperti wajah dan kedua telapak tangan.

Dengan begitu, secara tidak langsung Allah lah pencetus International Hijab Solidarity Day atau Hari Solidaritas Hijab Internasional. Dimana hijab diakui sebagai pakaian bagi wanita di seluruh dunia.

Memperingati International Hijab Solidarity Day bisa melalui penguatan kembali peran-peran wanita di seluruh dunia dengan kebebasan memakai hijab di tempat umum tanpa harus merasa terawasi, ataupun merasa terkekang.

Hingga saat ini, bukti kemuliaan wanita adalah dengan munculnya berbagai kreativitas mode hijab yang tersedia di pasaran. Hal itu tidak lain merupakan hasil karya para wanita di seluruh dunia.

Penulis: Yanti Nurfitroh
Editor: Isyfa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here