Edaran Iduladha
Foto: kemenag.go.id

News, Banten (Kemenag) — Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Banten Nanang Fatchurachman mengucapkan terima kasih atas kepatuhan seluruh masyarakat. Terkait surat edaran Nomor SE 17 tahun 2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di tempat Ibadah, Malam Takbiran, Salat Iduladha.

“Alhamdulillah masyarakat Banten sampai saat ini, menjelang malam takbiran Iduladha, masih menyadari betul tujuan Surat Edaran nomor 17 yang kita lakukan. Ini kita lakukan untuk keselamatan bangsa secara umum dari penyebaran covid-19. Apalagi munculnya varian-varian baru, dan sudah merambah klaster keluarga,” kata Nanang, di Banten, Senin (19/7/2021).

 

Pelaksanaan Solat Iduladha di Zona Merah dan Orange

Nanang menjelaskan, poin penting dalam SE ini adalah pelaksanaan solat Idul Adha di zona merah dan orange ditiadakan.

“Sementara untuk di luar zona merah dan orange, sepanjang sudah dinyatakan aman oleh satgas covid-19, bisa dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Semoga bangsa ini segera terbebas dari Pandemi,” tambah Nanang.

Nanang menyampaikan untuk menghindari kerumunan pada saat penyembelihan hewan kurban. Pemerintah mengimbau  masyarakat bisa melaksanakan kurban secara bertahap selama tiga hari yakni pada tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijjah.

“Tentunya dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat dan pembagian daging kurban diantarkan langsung kepada penerima,” pesan Nanang.

Nanang mengatakan setiap kebijakan pemerintah di masa PPKM Darurat ini bertujuan untuk melindungi masyarakat dari penyebaran Covid-19. Maka, mari sama-sama kita berusaha keras untuk takbiran dan salat iduladha di rumah masing-masing,” ajak Nanang.

Dengan melakukan ibadah di rumah masing-masing, lanjut Nanang, seperti takbiran, sejatinya sama sekali tidak akan mengurangi makna ataupun esensinya.

Sebagai kota Jawara dan Kota Santri, Nanang meyakini suara sautan gema takbir masyarakat Banten akan terdengar dimana-mana.

“Mari kita gemakan takbir iduladha beramai-ramai tanpa melakukan kerumunan. Insyaallah, suara-suara sautan takbir kita dengan mengagungkan asma Allah dapat menggetarkan dan membuka pintu langit. Semoga bangsa ini terbebas dari Pandemi,” harap Nanang.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Laa ilaaha illaallaahu Akbar, Allahu Akbar wa lillaahilhamd.

Selamat Hari Raya Iduladha 1442H.

Sumber: kemenag.go.id

Editor: Redaksi

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here