• Selasa, 31 Januari 2023

Air Limbah Hasil Daur Ulang, Apakah Bisa Digunakan untuk Bersuci? Begini Penjelasan Fatwa MUI

- Jumat, 6 Januari 2023 | 17:24 WIB
Air Limbah Hasil Daur Ulang, Apakah Bisa Digunakan untuk Bersuci? Begini Penjelasan Fatwa MUI (Foto: canva.com)
Air Limbah Hasil Daur Ulang, Apakah Bisa Digunakan untuk Bersuci? Begini Penjelasan Fatwa MUI (Foto: canva.com)

ngaderes.com - Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi memungkinkan daur ulang air limbah yang semula bercampur dengan kotoran, najis, dan benda lain kembali ke sifat asli air yang netral.

Air netral ini atau dalam bahasa fikih, air mutlak bersifat suci dan mensucikan, sah menjadi alat bersuci, baik untuk wudhu atau mandi wajib.

Mengingat, dilansir dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) maraknya industrialisasi menyebabkan cadangan air tanah menjadi berkurang. Salah satu solusi menekan penggunaan air tanah adalah dengan mendaur ulang air limbah.

Baca Juga: Wagub Jawa Tengah Imbau Masyarakat Waspada Potensi Bencana Alam

Berikut ketentuan umum dan ketentuan hukum dari Fatwa MUI Nomor 02 Tahun 2010 tentang Air Daur Ulang:
Ketentuan umum:

1. Dalam fatwa ini yang dimaksud dengan air daur ulang adalah air hasil olahan (rekayasa teknologi) dari air yang telah digunakan (musta’mal), terkena najis (mutanajjis) atau yang telah berubah salah satu sifatnya, yakni rasa, warna, dan bau (mutaghayyir) sehingga dapat dimanfaatkan kembali.

2. Air dua kullah adalah air yang volumenya mencapai paling kurang 270 liter.

Ketentuan hukum:

1. Air daur ulang adalah suci mensucikan (thahir muthahhir), sepanjang diproses sesuai dengan ketentuan fikih.

Halaman:

Editor: Intan Resika Rohmah

Sumber: mui.or.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jumlah Muslim di Inggris Naik 44% Dalam Satu Dekade

Rabu, 28 Desember 2022 | 12:20 WIB

Kisah Ummu Salamah, Ibunya Orang-Orang Mukmin

Jumat, 12 Agustus 2022 | 15:00 WIB

The Real Supervision: IHSAN

Rabu, 25 Mei 2022 | 20:54 WIB
X