• Selasa, 4 Oktober 2022

Tata Cara Penyembelihan Hewan Sesuai Tuntunan Rasul SAW, Begini Caranya

- Sabtu, 18 Juni 2022 | 18:00 WIB
Ilustrasi hewan yang hendak dimakan umat muslim perlu disembelih sesuai aturan Islam berikut ini (pexels)
Ilustrasi hewan yang hendak dimakan umat muslim perlu disembelih sesuai aturan Islam berikut ini (pexels)



ngaderes.com
- Menyembelih hewan apalagi saat menjelang Idul Adha 2022 tentunya harus sesuai dengan tuntunan yang ada. Proses penyembelihan pun perlu memperhatikan kesejahteraan hewan. 

Berikut ini tata cara penyembelihan hewan yang perlu diketahui agar sesuai dengan aturan Islam. 

Baca Juga: Yayasan Graha Dhuafa Indonesia (GDI) Siap Gelar Kurban Keliling Negeri (KKN) di Peace Qurban 2022

Tata cara penyembelihan hewan yakni :

1.Binatang yang akan disembelih direbahkan dengan kaki terikat dan dihadapkan ke arah rusuk sebelah kiri agar mudah disembelih. 

2.Menghadapkan diri dan binatang yang disembelih ke arah kiblat

3.Potonglah urat nadi dan kerongkongan hewan kiri dan kanan sampai putus agar proses cepat dan tidak menyakiti hewan kurban terlalu lama. 

4.Bacalah kalimat Allah berikut ini saat menyembelih : 

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ

Bacaan latin: Bismillahi wa Allahu Akbar
Artinya: "Dengan nama Allah, Allah Maha Besar."

Baca Juga: Waspada PMK Jelang Iduladha, Pemkot Bandung Ajukan Vaksinasi Hewan Kurban

5.Jika hewan yang akan disembelih memiliki leher panjang, maka menyembelihnya bisa dibagian pangkal leher atas agar lekas mati

6.Adapun bagi hewan yang tidak dapat disembelih karena liar atau jatuh ke dalam lubang, maka penyembelihan bisa dilakukan dibagian tubuh mana saja dari badannya. Asalkan kematian disebabkan oleh sembelihan bukan sebab lain. Pastinya dalam proses ini juga disebutkan nama Allah. 

Adapun kondisi ini, dijelaskan pada sebuah hadis dari Ibnu Majah berikut ini: 

مَا قُطِعَ مِنَ الْبَهِيمَةِ وَهِيَ حَيَّةٌ فَمَا قُطِعَ مِنْهَا فَهُوَ مَيْتَةٌ

“Apa saja yang dipotong dari bagian tubuh hewan yang masih hidup, maka ia termasuk bangkai” [HR. Abu Dawud no. 2858 dan Ibnu Majah no. 3216; dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih

Baca Juga: Waspada PMK Jelang Iduladha, Pemkot Bandung Ajukan Vaksinasi Hewan Kurban

7.Setelah hewan sembelihan itu benar-benar mati, maka baru boleh dikuliti. 

Demikian tatacara yang dilakukan untuk menyembelih hewan atau kurban sesuai syariat.  ***




Editor: Annisa Sasa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Ummu Salamah, Ibunya Orang-Orang Mukmin

Jumat, 12 Agustus 2022 | 15:00 WIB

The Real Supervision: IHSAN

Rabu, 25 Mei 2022 | 20:54 WIB

Kisah Inspiratif Ibnu Abbas Saat Itikaf

Jumat, 20 Mei 2022 | 17:00 WIB

Abdullah bin Abbas, Guru Umat yang Terpelajar

Jumat, 20 Mei 2022 | 12:00 WIB
X