• Sabtu, 25 Juni 2022

Kisah Inspiratif Ibnu Abbas Saat Itikaf

- Jumat, 20 Mei 2022 | 17:00 WIB
Ilustrasi Kisah Inspiratif Ibnu Abbas Saat Itikaf (Canva)
Ilustrasi Kisah Inspiratif Ibnu Abbas Saat Itikaf (Canva)

ngaderes.com - Suatu hari Ibnu Abbas sedang itikaf di Masjid Rasulullah. Kemudian datang seorang laki-laki menghampirinya. Ibnu Abbas bertanya, “Hai fulan, aku melihat kamu murung sekali. Apa yang terjadi padamu ?” Kemudian orang itu menjawab “Benar wahai putra dari paman Rasulullah SAW. Saya mempunyai kewajiban kepada seseorang yang harus saya penuhi. Tetapi demi Allah saya belum memenuhinya.”

Ibnu Abbas menawarkan bantuan, “Bolehkah saya menemui orang tersebut untuk menyelesaikan urusanmu dengannya ?” Orang itu menjawab, “Silakan jika Anda berkenan. Tetapi, apakah Anda ingin meninggalkan itikaf untuk menolong saya ?” (Tidak sah untuk meninggalakan masjid saat Itikaf).

Mendengar itu, Ibnu Abbas lalu berkata, “Masih terngiang di telingaku bahwa penghuni kubur ini (yang dimaksud adalah makam Rasulullah yang ada di sisi Masjid Nabawi) bersabda,

“Barangsiapa berjalan memenuhi keperluan dari saudaranya dan menyampaikan keinginannya, pahalanya lebih besar daripada Itikaf di masjid selama 10 tahun. Sedangkan orang yang Itikaf 1 hari untuk mencari ridha Allah, maka akan Allah jadikan penghalang antara dirinya dengan neraka sebanyak 3 parit yang jauhnya lebih jauh daripada Timur ke Barat.”

Kerelaan Abdullah Bin Abbas untuk meninggalkan Itikaf demi membantu sesama muslim menunjukan cintanya kepada sesama umat muslim. Ia rela berkorban untuk memenuhi kebutuhan saudaranya sesama muslim.

Abdullah Bin Abbas berkata, “Mengurus keluarga muslim selama sebulan, seminggu, atau selama yang Allah hendaki, lebih berharga bagiku daripada menunaikan haji setelah haji. Hadiah yang diberikan kepada saudara laki-laki atas nama Allah kepada saya lebih berharga daripada satu dirham yang dihabiskan di jalan Allah.”

Ibnu Abbas ra, biasa berdiri di malam hari (dalam shalat), membaca Al-Qur'an dan banyak menangis karena takut kepada Allah. Dia rendah hati, dan biasa memberi para sahabat Rasulullah saw., perkiraan mereka, meninggikan mereka, dan menunjukkan rasa hormat kepada mereka.

Suatu hari, Zaid bin Tsabit radhiyallahu 'anhu ingin menunggangi unta betinanya, kemudian ia segera membuatnya berlutut untuknya. Saat itu Zaid berkata: “Apakah kamu yang membuat unta betina itu berlutut kepadaku, wahai sepupu dari pihak ayah Rasulullah?” Ibnu Abbas ra berkata: “Demikianlah kami telah diperintahkan untuk mengambil sanggurdi para pemimpin kami.”

Ibnu Abbas ra adalah seorang yang dermawan. Suatu ketika, Abu Ayyoob Al-Ansari ra dengan dia pergi ke Basrah ketika Ibnu Abbas menjadi gubernurnya. Ibnu Abbas membawanya ke rumahnya dan berkata: "Aku akan membantumu seperti apa yang kamu lakukan dengan Rasulullah saw (ketika kamu menjamunya).” Dia menjamunya dan menawarkan keramahan yang baik kepadanya.

Halaman:

Editor: Dita Fitri Alverina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

The Real Supervision: IHSAN

Rabu, 25 Mei 2022 | 20:54 WIB

Kisah Inspiratif Ibnu Abbas Saat Itikaf

Jumat, 20 Mei 2022 | 17:00 WIB

Abdullah bin Abbas, Guru Umat yang Terpelajar

Jumat, 20 Mei 2022 | 12:00 WIB
X