• Kamis, 7 Juli 2022

Sejarah Hari Raya Idul Fitri Pertama Kali Dirayakan Umat Islam

- Senin, 2 Mei 2022 | 03:30 WIB
Ilustrasi kebahagiaan umat islam di hari raya Idul Fitri. (Sumber foto: canva.com)
Ilustrasi kebahagiaan umat islam di hari raya Idul Fitri. (Sumber foto: canva.com)

“Pantaskah ada seruling setan di rumah, ya Rasulullah Saw.?” tanya Abu Bakar.

“Biarkanlah mereka wahai Abu bakar. Karena tiap-tiap kaum mempunyai hari raya, dan hari ini adalah hari raya kita,” sabda Rasul Saw.

Baca Juga: Berbagi Kebahagiaan di Rumah Tahfidz Al Hijrah Bareng Komunitas Resata Charity

Perayaan Idul Fitri pertama kali

Hari raya Idul Fitri pertama dirayakan setelah perang badar tanggal 17 Ramadhan 2 Hijriyyah. Pada tahun itu Rauslulllah merayakan 2 kemenangan, yakni menang atas perang badar dan menang atas melawan hawa nafsu selama 1 bulan.

Maka dari situlah munculnya ungkapan, Allahummaj’alna minal ‘aidin walfaidzin yang memiliki arti “Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang kembali (dari Perang Badar) dan mendapatkan kemenangan)”.

Dalam sebuah riwayat, di saat itu pula Rasul dan para sahabat melakukan sholat ied pertama kalinya dalam kondisi sedang luka-luka yang masih basah.

Menurut Ibnu Katsir, pada hari Ied pertama Rasulullah pergi ke suatu tanah lapang dan melaksanakan sholat ied berjamaah di atas tanah lapang terbuka.

Bahkan untuk menyampaikan khutbah sesudah sholat ied pun, beliau yang masih dalam keadaan letih pasca perang menyandarkan tubuhnya kepada Bilal. Setelah sholat ied, para sahabat saling bertemu dan mengucapkan do’a “Taqabalallahu minna wa mingka” (Semoga Allah menerima segala amal kami dan amalmu).

Arti Ied

Halaman:

Editor: Intan Resika Rohmah

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

The Real Supervision: IHSAN

Rabu, 25 Mei 2022 | 20:54 WIB

Kisah Inspiratif Ibnu Abbas Saat Itikaf

Jumat, 20 Mei 2022 | 17:00 WIB

Abdullah bin Abbas, Guru Umat yang Terpelajar

Jumat, 20 Mei 2022 | 12:00 WIB
X