• Kamis, 7 Juli 2022

Kenali Penyakit Ain, Penyebab dan Cara Mencegahnya Agar Bisa Terhindar Dari Akibat yang Ditimbulkan

- Rabu, 2 Maret 2022 | 16:30 WIB
Ilustrasi Penyakit Ain, Penyebab dan Cara Mencegahnya Agar Bisa Terhindar Dari Akibat yang Ditimbulkannya (pexels)
Ilustrasi Penyakit Ain, Penyebab dan Cara Mencegahnya Agar Bisa Terhindar Dari Akibat yang Ditimbulkannya (pexels)



ngaderes.com
– Saat ini, arus informasi mudah sekali di akses dan dikonsumsi baik dalam bentuk foto atau video. Seiring dengan manfaat yang ditimbulkan dari hal tersebut, ada juga potensi ain yang bisa menyerang siapa saja.

Dalam Islam, ada yang namanya penyakit ain. Bisa jadi ini masih cukup asing di kalangan masyarakat muslim kita. Bahkan bisa jadi, banyak yang belum mengetahuinya.

Rasul bersabda Ain itu benar-benar ada. Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh ain itu bisa.” (HR. Muslim)

Baca Juga: Menerima Diri Sendiri : Upaya Menjaga Kesehatan Mental

Ada dua potensi yang bisa muncul saat orang melihat suatu hal atau peristiwa yang terjadi pada orang lain, bisa perasaan takjub atau justru timbul rasa kebencian.

Penyakit ain adalah penyakit yang timbul karena pandangan mata seseorang yang melihat yang melihat dengan kebencian, hasad atau dengki. Terkadang kekaguman yang terhadap yang diihat juga bisa menimbulkan ain.

Dua hal tersebut maka akan menimbulkan penyakit dari yang dilihat. Tidak semua orang pandangan matanya demikian, ada hamba-hamba Allah yang dengan kekuasaan Allah.

Karena manusia mahluk terbaik ciptaan Allah, maka Allah SWT menitipkan dalam kekuatan dalam pandangan mata manusia.

Ada yang pandangannya kekuatan nya lebih sehingga jika ia melihat sesuatu yang mengagumkan takjub. Maka yang dilihat bisa celaka. Seperti tembakan dengan pandangan. Atau jika seseorang melihat sesuatu yang dibencinya maka yang melihat Ia pun bisa celaka.

Baca Juga: Kenapa Seseorang Mengalami Perubahan pada Kesehatan Mental? Ini Penyebabnya

Kasus dimedia sosial misalnya, seorang ibu yang seringkali mengupload foto anaknya tiba-tiba badan anak tersebut. Setelah berobat dan melakukan pengecekan tidak ada penyakit yang bisa dideteksi. Akhirnya, diketahui bahwa anak tersebut terkena Ain dan sembuh setelah di obati sesuai petunjuk Allah SWT dan Rasul.


Saat mengapload foto, kemungkinan Sang Ibu lupa dalam mengingat Allah dan yang melihat juga tidak mengembalikan rasa kekaguman atau justru malah timbul kebencian dan menimbulkan kecelakaan bagi orang yang dituju.

Sebagaimana racun bisa berpengaruh pada manusia, hati satu bisa berpengaruh pada hati yang lain. Analoginya, jika hati senang maka orang – orang disekitar kita juga bisa senang. Sebaliknya, jika hati seseorang sedih maka orang disekitarnya pun bisa mersakan hal tersebut.

Selain manusia, ain juga bisa menimpa hewan atau benda. Akhirnya, bisa menimbulkan pada dua hal tersebut.

Baca Juga: Tanda Kamu Memiliki Inner Child dan Dampaknya Kepada Kehidupanmu

Untuk itu, cara mencegah ain diajarkan oleh Allah SWT lewat Nabi Muhammad SAW. 

Dalam Islam, jika kita memuji sesuatu yang mengagumkan atau dipuji sesuatu karena orang kagum maka kita diminta untuk mengucapkan masyaallah. Dan bisa mengucapkan lengkap dengan menyebutkan Laa Quwwata Illaa Billah.

Masyaallah dimaknai sebagai kesadaran akan ketetapan bahwa hal yang menakjubkan tersebut semata-mata terjadi karena kuasa Allah.

Dengan dipuji atau saat memuji pun, jika ada tambahan dzikir maka ini menjadi penjinak mata orang – orang yang memiliki kemampuan sehingga tidak melukai orang lain. ***

 

 

Halaman:

Editor: Annisa Sasa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

The Real Supervision: IHSAN

Rabu, 25 Mei 2022 | 20:54 WIB

Kisah Inspiratif Ibnu Abbas Saat Itikaf

Jumat, 20 Mei 2022 | 17:00 WIB

Abdullah bin Abbas, Guru Umat yang Terpelajar

Jumat, 20 Mei 2022 | 12:00 WIB
X