• Kamis, 7 Juli 2022

Hikmah Dibalik Kisah Qarun yang Allah Benamkan ke Dalam Bumi  

- Rabu, 2 Maret 2022 | 08:52 WIB
Ilustrasi Kisah Qarun yang Allah Benamkan ke Dalam Bumi   (pexels)
Ilustrasi Kisah Qarun yang Allah Benamkan ke Dalam Bumi   (pexels)

 

ngaderes.com – Kisah para nabi dan sahabat menyimpan hikmah yang bisa diambil pelajaran untuk kita. Salahsatunya, kisah Qarun yang terabadikan dalam Al Quran.

Qarun adalah orang kaya raya pada zaman Nabi Musa SAW. Dahulu, Ia adalah seorang miskin yang harus menafkahi banyak anak. Namun pada saat itu, Qarun meminta doa pada Nabi Musa agar ia diberikan kekayaan yang melimpah. Lalu Nabi Musa menyetujuinya. Qarun dikenal sebagai orang saleh dan pengikut ajaran Ibrahim yang sangat baik.

Baca Juga: Tips Kelola Uang Gaji 'Irit Bukan Berarti Pelit'

Allah SWT pun mengabulkan doa Nabi Musa. Akhirnya, Qarun memiliki gudang harta berisi kekayaan emas dan perak. Bahkan, kunci-kuncinya saja harus dipikul sejumlah orang dengan badan yang besar dan kuat. Demikian ayat Al Quran mengenai Qarun tercantum dalam QS Al Qashash ayat 76.

Dengan kekayaannya, Qarun justru bersikap sombong. Suatu hari, Allah memerintahkan Nabi Musa untuk menunaikan perintah zakat. Beliau pun mengutus salahsatu pengikutnya untuk mengambil zakat dari Qarun.

Saat itu, Qarun tidak mau mengeluarkan zakat sama sekali. Ia beranggapan, kekayaannya itu adalah hasil kerja keras dan usaha sendiri, tidak ada kaitan dengan Allah, dewa atau siapa pun. “Sesungguhnya, aku diberi harta itu karena ilmu yang ada padaku”, demikian kutipan dari (QS Al Qashash 28] :78).

Baca Juga: Halal, 5 Jenis Investasi Syariah Untuk Pemula

Qarun tidak mengindahkan nasihat para mukmin yang memintanya untuk bersyukur pada Allah atas segala nikmat harta kekayaan yang diberikan.

Bahkan dikisahkan, Qarun berani memfitnah Nabi Musa. Ia mengupah seorang wanita agar mengaku telah berbuat serong dengan Nabi Musa. Namun, Allah SWT menunjukan kekuasaannya. Lidah perempuan yang disuruh berbohong tersebut kelu dan dia pun akhirnya mengucapkan cerita yang sebenarnya, bukan kata-kata bohong yang sudah disiapkan sebelumnya.

Tidak berhenti disana, Qarun juga menantang Nabi Musa untuk berdoa bersama. Jika doa dari salahsatunya dikabulkan, maka Ia adalah orang benar yang harus diikuti.

Halaman:

Editor: Annisa Sasa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

The Real Supervision: IHSAN

Rabu, 25 Mei 2022 | 20:54 WIB

Kisah Inspiratif Ibnu Abbas Saat Itikaf

Jumat, 20 Mei 2022 | 17:00 WIB

Abdullah bin Abbas, Guru Umat yang Terpelajar

Jumat, 20 Mei 2022 | 12:00 WIB
X