• Minggu, 14 Agustus 2022

Melalui Kisah Nabi Musa dan Firaun, Allah Ajarkan Cara Komunikasi dengan Penguasa Negeri yang Melampaui Batas

- Kamis, 24 Februari 2022 | 20:43 WIB
Ilustrasi seorang penguasa negeri. (Sumber gambar: canva.com)
Ilustrasi seorang penguasa negeri. (Sumber gambar: canva.com)

Kemudian keduanya diperintahkan oleh Allah SWT untuk menghadap seorang penguasa negeri yang tentu secara derajat sosial, jauh berbeda dengan kondisi Nabi Musa dan Nabi Harun yang hanya rakyat biasa.

Namun dalam kisah di atas, Allah SWT mengajarkan kepada kita melalui Nabi Musa dan Nabi Harun bahwa apabila ada seorang pemimpin atau penguasa yang melampaui batas atau melakukan kesalahan, maka rakyat perlu mengingatkan.

Baca Juga: Beasiswa LPDP 2022 Dibuka, Catat Waktu dan Persyaratannya!

Kenyataanya, memang cukup sulit bagi seorang rakyat biasa mengingatkan seorang pemimpin atau penguasa. Jika pun ada rakyat yang hendak mengingatkan pemimpinnya, cenderung suaranya tidak didengar.

Tapi tidak ada yang tidak mungkin jika Allah SWT sudah menghendaki. Seperti Nabi Musa dan Nabi Harun yang dengan kuasa Allah SWT dihantarkan menghadap Firaun, hal tersebut pun sangat mungkin terjadi pada kita.

Jika kesempatan tersebut Allah SWT berikan kepada kita, maka cara berkomunikasi yang baik dengan penguasa adalah dengan cara lemah lembut, bukan dengan cara sebaliknya.

Setelah itu, panjatkan doa dan harapan pada Allah SWT, agar penguasa atau pemimpin yang kita ingatkan diberikan kesadaran oleh Allah SWT.

Halaman:

Editor: Intan Resika Rohmah

Sumber: Alquran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Ummu Salamah, Ibunya Orang-Orang Mukmin

Jumat, 12 Agustus 2022 | 15:00 WIB

The Real Supervision: IHSAN

Rabu, 25 Mei 2022 | 20:54 WIB

Kisah Inspiratif Ibnu Abbas Saat Itikaf

Jumat, 20 Mei 2022 | 17:00 WIB

Abdullah bin Abbas, Guru Umat yang Terpelajar

Jumat, 20 Mei 2022 | 12:00 WIB
X