• Senin, 27 Juni 2022

Begini Rasul Diutus Untuk Membebaskan Kaum Budak

- Selasa, 1 Februari 2022 | 21:14 WIB
Cahaya ibarat pembebasan untuk kaum budak (pixabay.com)
Cahaya ibarat pembebasan untuk kaum budak (pixabay.com)

ngaderes.com - Salahsatu peran Rasul di utus yakni membebaskan manusia dari perbudakan kepada selain Allah. Rasul hadir untuk menegakkan kalimat laa ilaaha illallah artinya tiada sesembahan yang benar dan berhak disembah selain Allah.

“Dalam hal ini, hanya Allah saja yang wajib di taati. Manusia menghambakan diri hanya kepada Allah bukan kepada sesama manusia”, demikian dikatakan Ustad Abu Dzaki pengisi tausyiah Cahaya Islami PR FM.

Pada masa Nabi belum di utus menjadi rasul, keadaan masyarakat Mekah saat itu berada dalam masa jahilliyah. Masyarakat dalam kondisi ketidaktahuan  dan kebodohan mengalami kemorosotan moral, kesesatan dan kekuasaan sewenang –wenang, termasuk perbudakan.

Budak dalam Al Quran disebut dengan kata ‘abd artinya hamba sahaya atau orang yang dimiliki orang lain. Budak merupakan orang yang tidak memiliki otoritas akan dirinya. Saat itu, kondisi budak diperlakukan dengan beraneka ragam.

Baca Juga: Hati-hati! Makanan Haram Picu Banyak Penyakit Mengerikan

“Kita bisa melihat kisah Bilal Bin Rabah, seorang budak yang disiksa. Namun ia berhasil mempertahankan keimanannya, ujar Abu Dzaki.

Perlakuan yang semena-mena itu kerap di dapati oleh para budak. Namun, saat setelah Nabi diutus menjadi Rasul, perbudakan ini menjadi hilang berangsur – angsur. Rasul menyampaikan anjuran dan keutamaan berkaitan dengan pembebasan budak kepada masyarakat.

Pertama, Allah akan memberikan pahala yang besar bagi siapa saja yang membebaskan budak.

Kedua, ketika seseorang melakukan kesalahan atau pelanggaran, misalnya berhubungan di ramadhan, membunuh dengan tidak sengaja. Maka ada tuntutan yang harus dilakukan yakni membayarkan kifarat, salahsatunya bisa dengan cara membebaskan seorang budak.

Halaman:

Editor: Annisa Sasa

Tags

Terkini

The Real Supervision: IHSAN

Rabu, 25 Mei 2022 | 20:54 WIB

Kisah Inspiratif Ibnu Abbas Saat Itikaf

Jumat, 20 Mei 2022 | 17:00 WIB

Abdullah bin Abbas, Guru Umat yang Terpelajar

Jumat, 20 Mei 2022 | 12:00 WIB
X