• Minggu, 14 Agustus 2022

Kapan Lebaran? Yuk Telaah Hilal dan Hisab! (Bagian 2 )

- Minggu, 2 Juni 2019 | 23:17 WIB
14944643521621334182
14944643521621334182

Di sisi lain, hilal juga hanya muncul sebentar. Sekitar 15 menit sampai 1 jam sebelum akhirnya ikut tenggelam juga bersama matahari karena gerak rotasi bumi lebih cepat daripada gerak revolusi bulan. Untuk terlihat, hilal paling tidak harus berada di sudut azimut lebih 2 derajat dari matahari [1].

Dengan kata lain, bulan harus ada di atas matahari. Jika kurang dari itu maka dilihat dari bumi, bulan akan terlihat sejajar dengan matahari, dan itu akan membuat hilal seketika ikut tenggelam saat langit mulai sedikit gelap.

Posisi ini dinamakan ijtimak. Posisi yang jika dilihat dari luar angkasa, bumi, bulan, dan matahari berada dalam satu garis lurus. Karena berada dalam garis lurus, bulan tidak akan bisa terlihat dari bumi karena terlalu dekat dengan matahari.

Untuk mencapai sudut azimut 2 derajat, paling tidak diperlukan waktu 8 jam bulan beredar selepas ijtimak terjadi. Selain sudut azimut, sudut elongasi juga punya batas minimal agar bisa dilihat. Sudut yang menggambarkan jarak antara matahari dan bulan dari bumi.

Dengan kata lain, jika sudut azimut adalah posisi bulan di atas matahari, maka sudut elongasi adalah posisi bulan di arah kiri/kanan matahari. Artinya, semakin lebar sudutnya, maka hilal akan semakin mudah dilihat. Sebaliknya, semakin kecil sudutnya, maka akan semakin sulit juga hilal bisa dilihat.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Kisah Ummu Salamah, Ibunya Orang-Orang Mukmin

Jumat, 12 Agustus 2022 | 15:00 WIB

The Real Supervision: IHSAN

Rabu, 25 Mei 2022 | 20:54 WIB

Kisah Inspiratif Ibnu Abbas Saat Itikaf

Jumat, 20 Mei 2022 | 17:00 WIB

Abdullah bin Abbas, Guru Umat yang Terpelajar

Jumat, 20 Mei 2022 | 12:00 WIB
X