• Rabu, 7 Desember 2022

Apa itu Isra Miraj: Bermula dari Tahun Kesedihan Rasullullah

- Sabtu, 27 April 2019 | 12:43 WIB
Ilustrasi peristiwa Isra Miraj sebagai tanda kebesaran dan kekuasaan Allah SWT (pixabay.com)
Ilustrasi peristiwa Isra Miraj sebagai tanda kebesaran dan kekuasaan Allah SWT (pixabay.com)

ngaderes.com - Isra Miraj diperingati sebagai hari besar keagamaan bagi umat muslim setiap tahunnya. Ini biasanya dijadikan momen untuk kembali menapaki perjalanan kenabian Muhammad SAW.

Sebagian besar ulama menyakini bahwa Isra Miraj ini terjadi pada 27 Rajab. Meskipun ada beberapa pendapat demikian, ini tidak menjadi penghalang bagi umat Islam untuk memaknai esensi dan hikmah dari Isra Miraj ini.  

Jika dikaji Isra Miraj berasal dari dua kata yakni Isra dan Miraj. Secara bahasa, Isra berasal dari kata “saro” yang artinya perjalanan di malam hari. Secara istilah yakni perjalanan Rasullullah bersama Jibril dari masjidil Haram di Mekkah ke Baitul Maqdis atau masjidil Aqso (Palestina). Demikian tercantum dalam Quran Surat Al Isra ayat 1.

Bumi Palestina sendiri adalah lokasi yang bersejarah, bahkan jauh sebelum Nabi Muhammad diutus menjadi Rasul. Palestina merupakan negeri para nabi. Maka dengan menempuh perjalanan Isra, Rasulullah melakukan napak tilas perjuangan dakwah para nabi-nabi sebelumnya.

Sedangkan miraj secara bahasa artinya suatu alat yang dipakai naik. Merujuk pada Quran Surat An Najm ayat 1-18, miraj  juga memiliki makna yakni tangga khusus yang digunakan oleh nabi Muhammad SAW untuk naik dari bumi ke atas langit.

Setelah mendirikan sholat dua rakaat di Masjidil Aqsa, diperjalanan miraj inilah beliau bertemu dengan para utusan Allah di tiap-tiap pintu langit. Nabi Muhammad bertemu dengan Nabi Adam, Nabi Isa, Nabi Yahya, Nabi Yusuf, Nabi Idris, Nabi Harun, Nabi Musa, dan Nabi Ibrahim.

Di sidratul muntaha, Allah SWT memberi perintah yang mewajibkan umat Islam untuk sholat 50 kali dalam sehari. Karena memikirkan kondisi umatnya, Rasulullah kemudian melakukan negosiasi hingga ditetapkanlah perintah sholat lima waktu.

Isra Miraj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari masjidil Haram di Mekah ke masjidil Aqso di Yerussalem (Palestina). Perjalanan ini ditempuh dalam satu malam dengan mengendarai buraq, lalu naik  ke langit ketujuh hingga ke sebuah batas di mana makhluk tidak dapat melewatinya (Sidratul muntaha).

Isra miraj berkaitan erat dengan Palestina, berikut salahsatu pemandangan kotanya. (Photo by Musa Zanoun from Pexels)

Halaman:

Editor: Administrator

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

Kisah Ummu Salamah, Ibunya Orang-Orang Mukmin

Jumat, 12 Agustus 2022 | 15:00 WIB

The Real Supervision: IHSAN

Rabu, 25 Mei 2022 | 20:54 WIB

Kisah Inspiratif Ibnu Abbas Saat Itikaf

Jumat, 20 Mei 2022 | 17:00 WIB

Abdullah bin Abbas, Guru Umat yang Terpelajar

Jumat, 20 Mei 2022 | 12:00 WIB

Terpopuler

X