WhatsApp
Foto: Pixabay.com

Opini – WhatsApp Indonesia mengumumkan update terkait progres perusahaannya dalam memperbaiki layanan WhatsApp yang sempat down beberapa waktu lalu. Melalui akun twitter @WhatAppsID WahtsApp menginfokan bahwa aplikasi WhatsApp sudah kembali berjalan seratus persen.

“Kami sudah kembali dan berjalan 100%. Terima kasih kepada semua orang di seluruh dunia hari ini atas kesabarannya sementara tim kami bekerja dengan giat untuk memulihkan WhatsApp,” cuitnya dalam lini masa twitter pada Selasa (05/10/2021).

Seperti kita ketahui, layanan aplikasi chat ini sempat tidak bisa beroperasi normal pada Senin malam (04/10/2021). Bahkan beberapa penggunanya masih ada yang mengeluhkan tentang down-nya aplikasi sosial ini di kolom komentar akun twitter WhatsApp hingga tadi pagi.

Sikap masyarakat tersebut membuktikan bahwa keberadaan aplikasi WhatsApp sebagai aplikasi yang memudahkan orang-orang untuk berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari, sangat dibutuhkan. Saat keberadaannya menghilang, bahkan hanya untuk beberapa saat, keluhanpun bermunculan. Kini, sebagian besar masyarakat sudah sangat bergantung pada aplikasi chat yang satu ini. Padahal, layanan SMS sebagai media untuk berkomunikasi masih bisa menjadi alternatif di saat WhatsApp menghilang, walaupun harus mengeluarkan biaya yang lebih mahal untuk membeli pulsa.

WhatsApp Kini

Tahun 2021, WhatsApp sudah mencapai usianya yang ke 12 tahun. Dikutip dari akun resminya di Twitter, Kamis (25/2/2021), WhatsApp menyampaikan kini sudah melayani lebih dari dua miliar pengguna aktif bulanan. Dengan jumlah pengguna sebanyak itu, ada 100 miliar pesan dan 1 miliar panggilan yang dilakukan setiap hari di aplikasi ini.

Lantas bagaimana jika suatu waktu aplikasi milik CEO Facebook ini tak lagi menemani kehidupan kita? Mungkin, bisa saja tergantikan oleh aplikasi lain yang lebih canggih.

Memang seperti lagu Noah, tak ada yang abadi di dunia ini. Begitu pula dengan aplikasi chatting satu ini. Entah sampai usia berapa aplikasi tersebut akan menemani kehidupan manusia. Namun saat kemusnahaanya tiba, mau tidak mau manusia harus bisa menerima.

Layanan yang disuguhkan aplikasi chat berlogo warna hijau ini, memang sangat membantu para pengguna. Berkirim pesan dan informasi, tak lagi perlu memikirkan pulsa. Sepanjang apapun pesannya, tak lagi harus dibatasi jumlah kata. Tak hanya itu, berkomunikasi melalui fasilitas call juga memudahkan pengguna saling berkabar dengan cepat, mudah, dan singkat.

Jika hari ini, di Indonesia, kita masih perlu mengeluarkan biaya untuk membeli kuota agar bisa mendapatkan akses internet dan menggunakan layanan WhatsApp, mungkin beberapa tahun kedepan semua kemudahan itu bisa kita dapatkan dengan gratis. Who knows?

Penulis: Intan Resika
Editor: Redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here