• Jumat, 30 September 2022

Menelusuri Rumah Bersejarah Inggit Garnasih

- Kamis, 28 Februari 2019 | 02:54 WIB
inggit tokoh
inggit tokoh

Inggit Garnasih, seorang wanita yang namanya tak asing di telinga rakyat Indonesia khususnya di Kota Bandung. Ia dikenal sebagai istri kedua presiden pertama Indonesia, Soekarno. Oleh sebab dekat dengan orang bersejarah yang berperan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, tentu nama Inggit sering disebut. Kini, masyarakat Indonesia tetap bisa mengenal sosok Inggit melalui rumah yang pernah menjadi tempat berteduh Inggit sejak bercerai dari Soekarno hingga Inggit menghembuskan nafas terakhirnya. Rumah itu ada di jalan Inggit Garnasih No. 8 Kota Bandung.

Kota Bandung Menjadi Saksi Perjalanan Hidup Inggit Garnasih

Rumah bersejarah Inggit Garnasih  yang ada di Kota Bandung menyimpan sederet kisah perjalanan Hidup Inggit Garnasih. Tepatnya sejak ia menikah untuk pertama kalinya hingga Inggit menghabiskan masa tuanya. Dari rumah itu, sejumlah fakta tentang pribadi Inggit bisa ditemukan. Salah satunya lewat ruang jamu. Sikap mandiri nampak dari pribadi Inggit. Tercermin dari kisah hidupnya sejak menjadi istri dari Haji Sanoesi. Haji Sanoesi adalah suami kedua inggit sebelum akhirnya cerai dan menikah untuk yang terakhir kalinya dengan Soekarno. Suami keduanya itu merupakan seorang pengusaha sukses yang dititipkan banyak harta oleh Tuhan. Ia juga seorang aktivis di Sarekat Islam. Secara finansial, Haji Sanoesi  sudah sangat mencukupi kebutuhan Inggit. Namun  Kekayaan suaminya itu tidak membuat Inggit berhenti dari pekerjaanya menjual jamu. Dari sikap itu, Inggit terlihat juga memiliki semangat enterpreuneurship. Ruang jamu ini adalah ruangan khusus yang digunakan Inggit untuk memproduksi jamu-jamu racikannya. Selain berperan sebagai seorang istri dan ibu rumah tangga, ia adalah sosok wanita pekerja keras. Inggit bahkan menjadi tulang punggung keluarga saat menjadi istri Soekarno. Hasil dari pekerjaan tersebut mampu membiayai kebutuhan hidup dirinya dan suaminya.

Wanita Aktivis dan Berwawasan

Jika peran aktivis biasanya dominan dilakoni laki-laki, Inggit Garnasih  menjadi salah satu wanita yang juga memaksimalkan potensi dalam dirinya untuk berperan dalam sebuah pergerakan. Saat masih menjadi istri Haji Sanoesi, Inggit pun ikut berorganisasi bersama para wanita Sarekat Islam. Namun seperti apa pergerakan Inggit saat di Sarekat Islam, informasinya tidak tertera di Rumah Bersejarah Inggit Garnasih. Partisipasi Inggit dalam organisasi sangat tampak pada pembentukan Partai Nasional Indonesia (PNI), partai yang dipimpin oleh suami ketiganya yakni Soekarno. Inggit hadir sebagai wanita yang sigap, menyediakan tempat berkumpul para aktivis lainnya, menyiapkan makanan, hingga menyuplai buku-buku terkait yang dibutuhkan Soekarno. Ini hanyalah sepenggal kisah perjalanan hidup seorang wanita asal tanah sunda yang hingga kini nama dan rumahnya diabadikan oleh warga Kota Bandung. Agar generasi yang lahir di setiap zaman, bisa tetap mengenal sosoknya yang mandiri, aktif, pejuang, rela berkorban dan pekerja keras. (Ires)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Transformasi Batavia Menjadi DKI Jakarta

Senin, 12 September 2022 | 12:00 WIB

Ini Ternyata Asal Usul Nama Gedung Sate

Kamis, 8 September 2022 | 12:00 WIB

Eksotika Klasik-Modern Stasiun Solo Balapan

Jumat, 26 Agustus 2022 | 12:00 WIB

Sejarah Panjang Monumen Pers Nasional, Yuk Simak!

Selasa, 23 Agustus 2022 | 12:00 WIB

Kisah Heroik Nusaibah binti Kaab di Perang Uhud

Kamis, 21 April 2022 | 10:00 WIB

Mengenal KH Hasyim Asy’ari, Tokoh Pendiri NU

Senin, 31 Januari 2022 | 17:00 WIB

Harlah NU 31 Januari, Sejarahnya Bikin Merinding

Sabtu, 29 Januari 2022 | 07:03 WIB

5 Rekomendasi Tempat Wisata Sejarah di Jakarta

Jumat, 28 Januari 2022 | 07:57 WIB
X