• Jumat, 30 September 2022

Mengenal Asal Usul Es Cendol Elizabeth

- Kamis, 22 September 2022 | 15:00 WIB
Mengenal Asal Usul Es Cendol Elizabeth (bandung.go.id)
Mengenal Asal Usul Es Cendol Elizabeth (bandung.go.id)

ngaderes.com - Elizabeth di Kota Bandung ini tentu bukan Ratu Inggris melainkan es cendol yang berada di Jalan Inhoftank Nomor 64. Es cendol Elizabeth merupakan minuman tradisional yang terbuat dari tepung beras dengan warna hijaunya yang khas.

Cendol Elizabeth merupakan salah satu minumal yang terkenal di Kota Bandung sejak puluhan tahun lalu. Berikut kisahnya seperti diambil dari situs resmi Humas Kota Bandung.

Sejak 1972, H. Rohman, pendiri es cendol Elizabeth sudah mulai berjualan es cendol keliling menggunakan gerobak. Saat itu ia masih tinggal di rumah kontrakan di Jalan Lio Genteng, Astanaanyar, ia keliling menjajakan dagangannya hingga ke Dago dan Cihampelas.

Setiap pulang berjualan Rohman melewati Jalan Otista (Jalan Otto Iskandar Dinata). Di sana terdapat rumah ibu Eli yang merupakan langganan cendolnya. Hingga akhirnya ia mulai berjualan di depan rumah Eli.

Saat itu, adik Eli bekerja di salah satu toko tas. Melihat Rohman sering berjualan di depan rumahnya menggunakan gerobak, Eli pun ingin menitipkan tas reject-nya kepada Rohman untuk dijual.

Hingga akhirnya rumah Eli menjadi toko tas dan berdiri plang toko tas Elizabeth, Rohman masih berjualan es cendol.

Ketika ada yang memesan cendol, Rohman yang kurang lancar dalam membaca dan menulis, meminta tolong ke Eli untuk menuliskan pesanannya. Eli yang sering menuliskan pesanan cendol menggunakan bon tas Elizabeth, menyarankan agar nama cendolnya juga Cendol Elizabeth. Inilah asal usul nama Cendol Elizabeth.

Hingga akhirnya, Rohman memutuskan untuk pindah tempat tinggal ke Jalan Inhoftank, dan masih tetap berjualan di depan toko tas Elizabeth. Namun karena banyaknya pembeli, saat berjualan di sana sering kehabisan bahan, hingga akhirnya banyak pembeli yang datang langsung ke tempat produksinya di Jalan Inhoftank.

Pemerintah pun membuat aturan Zona larangan pedagang kaki lima (PKL), es cendol Elizabeth sebenarnya tidak di area trotoar melainkan masih berada di area toko tas Elizabeth. Namun, es cendol Elizabeth merupakan pelopor pedagang kaki lima di Jalan Otista saat itu. sehingga Rohman memutuskan untuk pindah, karena jika tidak pedagang lain tidak mau pindah.

Halaman:

Editor: Dita Fitri Alverina

Sumber: bandung.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Asal Usul Es Cendol Elizabeth

Kamis, 22 September 2022 | 15:00 WIB

Situ Bagendit yang Kini Tak Lagi Pelit

Sabtu, 23 Juli 2022 | 19:30 WIB

Telaga Ngebel, Wisata Alam Ponorogo Punya

Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:15 WIB

Eksplor Momen Menarik di Jalan Braga

Rabu, 29 Juni 2022 | 12:00 WIB

4 Rekomendasi Film Indonesia Genre Islam

Rabu, 16 Februari 2022 | 19:58 WIB
X