• Rabu, 7 Desember 2022

Situ Bagendit yang Kini Tak Lagi Pelit

- Sabtu, 23 Juli 2022 | 19:30 WIB
Situ Bagendit yang Kini Tak Lagi Pelit  (Instagram @situbagendit.official_)
Situ Bagendit yang Kini Tak Lagi Pelit (Instagram @situbagendit.official_)

ngaderes.com - Situ Bagendit kembali menjadi salah satu tempat wisata favorit di Garut, Jawa Barat. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan revitalisasinya seperti dilansir dari situs resmi indonesia.go.id.

Garut tidak hanya dikenal sebagai daerah produsen jaket kulit, melainkan ada sebuah lokasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Namanya Situ Bagendit, yang berada di Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut.

Situ merupakan bahasa setempat untuk danau. Legenda Situ Bagendit mirip-mirip dengan legenda Rawapening di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Rawapening bermula dari kisah Baru Klinting yang menancapkan sebuah lidi ke tanah. Saat lidi itu dicabutnya, muncullah semburan air yang sangat deras hingga menggenangi desa.

Situ Begendit, yang memiliki luas lebih dari 100 hektare, memiliki legenda tentang seseorang perempuan bernama Nyai Endit, yang kala itu hidup sangat berkecukupan, namun kikir alias pelit.

Singkat cerita, Nyai Endit mengadakan pesta yang sangat meriah di saat paceklik melanda, kemudian datang seorang kakek-kakek yang meminta makanan karena kelaparan. Namun karena Nyai Endit memiliki sifat kikir, dia mengusir kakek-kakek tersebut tanpa memberikan apapun. Esok harinya, masyarakat sekitar geger karena adanya sebatang lidi yang menancap di jalan desa. Namun, yang paling aneh, tidak ada satu orang pun yang dapat mencabut lidi itu.

Sampai akhirnya, datanglah sang kakek yang sebelumnya meminta makanan, kemudian dia mencabut lidi yang menancap dan ternyata di bekas tempat lidi itu terus mengeluarkan air hingga akhirnya menenggelamkan desa tersebut.

Sejatinya, Situ Bagendit sudah lama menjadi destinasi wisata. Lokasi wisata ini berjarak hanya sekitar 4 km dari pusat kota Garut dan dapat dijangkau oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Untuk wisatawan yang tidak membawa kendaraan pribadi, bahkan bisa datang dengan menggunakan transportasi umum atau angkot berkelir oranye putih, jurusan Terminal Guntur–Banyuresmi.

Bedanya, kini di Situ Bagendit banyak terdapat spot menarik untuk berfoto. Dulu wisatawan hanya bisa menikmati situ itu dari sebuah gazebo atau saung, atau naik kereta api berkeliling kawasan wisata tersebut. Kini, jalur kereta api telah diubah menjadi kawasan taman yang nyaman dengan pepohonan.

Sekarang situ itu pun bisa dinikmati dari ketinggian dengan cara naik ke menara pandang. Bahkan agar lebih meriah lagi, situ itu juga dilengkapi dengan wahana permainan, seperti sepeda air (bebek), naik rakit, naik kuda, becak mini, dan scooter untuk anak-anak.

Halaman:

Editor: Dita Fitri Alverina

Sumber: indonesia.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Asal Usul Es Cendol Elizabeth

Kamis, 22 September 2022 | 15:00 WIB

Situ Bagendit yang Kini Tak Lagi Pelit

Sabtu, 23 Juli 2022 | 19:30 WIB

Telaga Ngebel, Wisata Alam Ponorogo Punya

Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:15 WIB

Eksplor Momen Menarik di Jalan Braga

Rabu, 29 Juni 2022 | 12:00 WIB

4 Rekomendasi Film Indonesia Genre Islam

Rabu, 16 Februari 2022 | 19:58 WIB

Terpopuler

X