Curug Cilengkrang Asik Buat Fun Hiking

- Selasa, 3 Desember 2019 | 08:00 WIB
IMG_9919
IMG_9919

Ngaderes.com - Wisata ringan dan menantang, kunjungi curug cilengkrang. Perjalanan menuju curug cilengkrang tidak terlalu jauh jika kamu masuk melalui Jalan Desa Cipadung, bandung. Jika menggunakan sepeda motor, hanya butuh waktu sekitar 25 menit untuk sampai ke gerbang masuk curug cilengkrang. Hampir sepanjang perjalanan, medannya menanjak. Jadi siapkan energi terbesar mu untuk gas pol menuju curug cilengkrang. Untuk masuk ke tempat wisata yang satu ini, kamu hanya perlu mengeluarkan ongkos tiket sebesar 7.500 rupiah, plus parkir motor sebesar 2.000 rupiah. Setelah saya dan tim menyelesaikan administrasi, kami pun memulai perjalan dengan do'a bersama. Sengaja, kami memilih menyusuri sungai curug cilengkrang untuk perjalanan ini, tidak melalui jalur darat. Karna inilah tantangannya.

Fun Hiking Dimulai

curug cilengkrang menyuguhkan 7 curug yang terdiri dari beberapa curug kecil dan tinggi. Air sungai yang mengalir terasa sangat menyegarkan di kaki. Persiapkan sepatu anti licin jika kamu mau menjelajahi Curug Cilengkar via sungai. Karena kamu akan disapa oleh batu-batu kecil dan besar yang berlumut. Sehingga medan menjadi lebih licin. Perlu ekstra hati-hati saat menyusuri perjalanan. Agar lebih segar, sebaiknya mulailah perjalanan anda sejak pagi. Apalagi saat ini sedang musim hujan. Pergi lebih pagi sebagai antisipasi agar kamu tidak terjebak hujan saat tengah menyusuri sungai Curug Cilengkrang. Karena volume air akan bertambah saat hujan turun. Selain itu, kabut juga akan menghalangi pandangan anda saat di dalam hutan gunung Manglayang ini. Setelah melelui perjalanan yang cukup melelahkan selama kurang lebih satu jam lebih, kami pun sampai di curug ke-6. Di sinilah terdapat curug tertinggi dari seluruh curug yang terdapat di curug cilengkrang. Air yang mengalir tidak cukup deras, namun sangat menyegarkan. Di sini kamu bisa membasahi tubuh mu setelah berlelah-lelah menyusuru sungai. Setelah puas bermain air di curug ke-6 kami pun melanjutkan perjalanan hingga ke curug ke-7. Sayangnya, di sini tidak ada aliran air, hanya terlihat tebing yang kering tanpa air.

Tetap Waspada Hujan

Tak lama, kami pun turun. Sayangnya, saat waktu menunjukan pukul 12.35 WIB, hujan mengguyur  cukup deras. Tak ada tempat berlindung. Akhirnya kami melanjutkan perjalanan pulang ditemani derasnya hujan. Kami pun mengambil jalur darat, karna khawatir kenaikan volume air jika kami harus melewati jalur sungai. Dengan medan yang sangat licin, kami berhasil turun dan pulang dengan selamat. Walaupun dalam perjalanan, berkali-kali saya dan beberapa rekan harus tertatih-tatih karena terpelset beberapa kali. Medan perjalanan pulang kami, karena diguyur hujan, merubah jalan tanah setapak menjadi perosotan water boom yang menyenangkan. Reporter: Intan Resika Editor: Intan Resika

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Imah Babaturan, Nostalgia Makan di Rumah Teman Sekolah

Minggu, 12 Februari 2023 | 10:07 WIB

Pitimoss Fun Library Baca Buku Sambil Santai

Selasa, 31 Januari 2023 | 10:00 WIB

Tips Liburan Saat Musim Hujan Agar Tetap Have Fun

Sabtu, 24 Desember 2022 | 11:45 WIB

Mengenal Asal Usul Es Cendol Elizabeth

Kamis, 22 September 2022 | 15:00 WIB

Situ Bagendit yang Kini Tak Lagi Pelit

Sabtu, 23 Juli 2022 | 19:30 WIB
X