Kurban Pandemi Covid-19
Foto: unsplash.com

Kurban Corner – Tahun ini merupakan tahun kedua perayaan Hari Raya Idul Adha di tengah pandemi Covid-19. Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di setiap tempat atau masjid harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Selain itu, pelaksanaan rangkaian kegiatan Idul Adha harus dibatasi agar tidak menimbulkan kerumunan. Seperti di masjid Al-Furqon Kawaluyaan, kota Bandung yang melaksanakan penyembelihan di lahan terbuka, bukan di halaman masjid.

Pada tahun-tahun sebelum pandemi Covid-19, biasanya banyak masyarakat yang menonton atau menyaksikan proses penyembelihan hewan kurban. Mulai dari anak kecil, shohibul kurban, hingga orang dewasa yang sekadar ingin menikmati kemeriahan Hari Raya Idul Adha.

Namun, berbeda dengan tahun ini. Segala bentuk protokol dan pembatasan menyebabkan masyarakat tidak dapat bergerak bebas. Begitu pula dalam merayakan Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah yang jatuh pada hari Selasa, 20 Juli 2021 besok.

Hari Raya, Tetap Bahagia dengan Protokol Kesehatan

Meski demikian, masih banyak masjid-masjid di kota Bandung yang melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban walaupun dibatasi. Dilansir dari Jabarprov.go.id, panduan dari Kementerian Pertanian melalui surat edaran tentang pelaksanaan kurban selama pandemi, yang perlu diperhatikan masyarakat mulai dari proses penjualan, pemotongan serta distribusinya harus memperhatikan jaga jarak dan menggutamakan kesehatan.

Surat edaran tersebut dibuat mengingat kegiatan penyembelihan merupakan kegiatan yang melibatkan cukup banyak pihak. Mulai dari panitia administrasi, panitia penyembelihan, shohibul kurban, hingga masyarakat yang biasa datang ke masjid untuk meminta daging kurban secara bergerombol. Hal tersebut membuat protokol kegiatan penyembelihan harus benar-benar diperhatikan, agar tidak menjadi kluster penyebaran virus Covid-19.

Selain itu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyebutkan, yang boleh menyaksikan penyembelihan hewan kurban hanya yang berkurban saja (shohibul kurban). Penyembelihan hewan kurban dilakukan di tempat terbuka dan dibatasi.

Terlebih lagi saat ini di Jawa Barat sedang diberlakukan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), dimana masyarakat harus mengurangi mobilitas dan potensi terjadinya kerumunan. Hal tersebut juga membuat beberapa masjid tidak melaksanakan kegiatan penyembelihan. Seperti beberapa masjid di wilayah Margahayu Raya, Bandung diantaranya Masjid Al Hikmah, Al Munajah dan beberapa masjid lainnya yang tidak melaksanakan kegiatan penyembelihan karena khawatir menimbulkan kerumunan.

Jurnalis: Syahida Inayatullah
Editor: Redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here