Hot and Spicey Buffalo Chicken Wings with celery

Ngaderes.com – baru baru ini, google merilis beberapa kategori untuk daftar pencarian paling sering dilakukan di tahun 2019. Salah satu hal yang masuk ke dalam daftar pencarian popular di Indonesia  adalah kata ‘GERD’. Nahloh, apa ya itu? Kenapa banyak orang yang ingin tahu mengenai hal tersebut?

‘GERD’ ternyata merupakan penyakit yang paling sering  menyerang kalangan milenial di Indonesia. Seperti yang dilansir dari alodokter, ‘GERD’ atau  gastroesophageal reflux disease merupakan kenaikan asam lambung yang menyebabkan kembali nya makanan dari lambung ke area tenggorokan hingga menyebabkan rasa panas, rasa sesak pada dada, nyeri dada, dada terasa panas, mulut pahit, dan gejala lainnya.

Kenapa sih GERD ini banyak terjadi? Hal ini dipicu oleh pola makan yang tidak sehat dan tidak teratur. Utamanya karena terlalu banyaknya mengonsumsi makanan pedas, tinggi kolesterol, dan sebagainya. Hal demikian juga terjadi karena kini di Indonesia makanan pedas, berkolestrol tinggi menjadi primadona dunia kuliner Indonesia yang banyak dipasarkan oleh para penjual. Selain itu, peran media sosial sangatlah berpengaruh juga. Dengan banyaknya artis youtube dan selebgram  yang bergelut di bidang food vlogger, sehingga menimbulkan tren mengenai makanan yang wajib dimakan oleh orang-orang pada saat ini, apalagi kalangan milenial yang mayoritas menjadikan media social sebagai standar gaya hidup. Diramu dengan konsep ‘Mukbang’ alias makan besar, seakan menambah bumbu kenikmatan agar orang-orang juga bisa ikut menikmati makanan pedas yang sedang tren tersebut pada saat ini.

Bisakah penderita GERD mengkonsumsi makanan pedas?

Kondisi ‘GERD’, selain dipicu oleh makanan tadi, ini juga akan sangat rentan sekali dirasakan bagi orang yang memiliki obesitas, dan orang yang punya kebiasaan tidur atau rebahan setelah makan. Lalu, bisakah orang yang pernah menderita GERD mengonsumsi makanan pedas, asam, dan lainnya?

Hoo, tenang. Bagi para penderita yang sudah terkena Gerd, masih bisa kok mengonsumsi makanan pedas, asam, dan lainnya dengan syarat.

  1. Harus benar-benar sembuh terlebih dahulu apabila sedang menderita gerd-nya. Benar-benar tidak diperbolehkan mengonsumsi makanan pedas, asam, keras, kering, jika masih dalam masa pemulihan.
  2. Dengan adanya sakit gerd yang sudah dialami, itu bisa dijadikan alarm bagi tubuh kita dan juga pengetahuan mengenai batas kemampuan tubuh dalam merespons makanan-makanan penyebab Gerd tersebut. Lalu untuk yang tidak terkena gerd pun juga bukan berarti bisa terus-terusan mengonsumsi makanan pedas, asam, dan lainnya secara berlebihan, tetap harus memperhatikan kondisi tubuh.
  3. Bagi penderita gerd, atau yang pernah mengalami maupun yang tidak terkena Gerd,

Jika sudah terlanjur memiliki kondisi ‘GERD’, maka haruslah terlebih dahulu menghindari makanan yang bisa memicunya, serta usahakan untuk makan lebih sehat diserta olahraga teratur, apalagi bagi pemilik obesitas.

Reporter: Nia Yuniati

Editor: Isma A

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here