• Minggu, 5 Februari 2023

Warisan Tersembunyi di Geopark Silokek

- Rabu, 18 Januari 2023 | 12:00 WIB
Warisan Tersembunyi di Geopark Silokek (indonesia.go.id)
Warisan Tersembunyi di Geopark Silokek (indonesia.go.id)

ngaderes.com - Menyimpan kekayaan alam dan budaya dari masa lampau, tebing dan bukit karst di Taman Bumi Lansek Manih ada yang berumur 359 juta tahun.

Melansir dari situs indonesia.go.id. Pada 30 November 2018, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menetapkan tiga lokasi situs alam yang terdapat di Provinsi Sumatra Barat menjadi geopark(taman bumi) nasional. Ketiganya adalah Geopark Silokek, Geopark Sawahlunto, dan Geopark Ngarai Sianok-Maninjau.

Geopark Silokek menjadi satu-satunya di antara ketiganya yang tidak berada di wilayah Sesar Semangko, atau juga dikenal sebagai Patahan Besar Sumatra (The Great Sumatran Fault). Sesar Semangko membentuk Pegunungan Bukit Barisan sepanjang hampir 1.900 kilometer, membentang dari utara di Aceh hingga ke selatan di Teluk Semangka, Lampung.

Geopark Silokek meliputi kawasan seluas 130 ribu hektare atau 1.300 kilometer persegi di dua kecamatan yaitu Sumpur Kudus dan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Kawasan ini merupakan satu dari 66 objek wisata yang dikelola kabupaten, berjuluk Lansek Manih.

Julukan itu diambil dari lagu minang berjudul sama dan dipopulerkan oleh Elly Kasim era 1950-an. Pada salah satu liriknya, penyanyi legendaris Minang itu mengucapkan "Ko bukan sumbarang lansek, Sijunjuang lanseknyo manih". Lansekatau langsat adalah buah sejenis duku dan rasanya manis serta menjadi ikon produk perkebunan dari Sijunjung.

Jarak Geopark Silokek sekitar 145 kilometer arah timur Kota Padang, dapat ditempuh selama empat jam perjalanan darat. Kalau dari Muaro Sijunjung, ibu kota kabupaten, jaraknya hanya 15 km saja.

Sejatinya, Silokek adalah nama sebuah nagari sejuk bersuhu 23-24 derajat Celcius karena ada di perbukitan, sekitar 200 meter di atas permukaan laut (mdpl). Luas Nagari Silokek sekitar 1.918 ha dan masuk dalam Kecamatan Sijunjung. Mayoritas penduduknya adalah petani.

Geopark merupakan gabungan dari dua kata dalam bahasa Inggris, yaitu geologydan park atau taman geologi dan lazim disebut pula sebagai taman bumi. Menurut Peraturan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) nomor 31 tahun 2021 tentang Penetapan Taman Bumi Nasional disebutkan, geopark adalah sebuah wilayah geografi tunggal atau gabungan, yang memiliki situs warisan geologi (geosite) dan bentang alam yang bernilai. Juga terkait aspek warisan geologi (geoheritage), keragaman geologi (geodiversity), keanekaragaman hayati (biodiversity), dan keragaman budaya (cultural diversity).

Masih dalam Permen ESDM itu dikatakan, geopark dikelola untuk keperluan konservasi, edukasi, dan pembangunan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan dengan keterlibatan aktif dari masyarakat dan pemerintah daerah. Sehingga, dapat digunakan untuk menumbuhkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap bumi dan lingkungan sekitarnya. Taman bumi di Silokek adalah satu di antara 15 geopark nasional yang diakui oleh Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI).

Halaman:

Editor: Dita Fitri Alverina

Sumber: indonesia.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dampak Patah Hati Terhadap Psikologis Remaja

Sabtu, 4 Februari 2023 | 07:53 WIB

Warisan Tersembunyi di Geopark Silokek

Rabu, 18 Januari 2023 | 12:00 WIB

Mari Berpetualang ke Karimunjawa, Cagar Biosfer Dunia

Minggu, 15 Januari 2023 | 10:00 WIB

Cara Mengatasi Burnout, Yuk Coba!

Jumat, 13 Januari 2023 | 10:00 WIB

Rezeki Bukan Hanya Gaji (Part 2)

Senin, 26 Desember 2022 | 08:38 WIB

Rezeki Bukan Hanya Gaji

Senin, 26 Desember 2022 | 07:58 WIB

Sering Disangka Sama, Ini Perbedaan Antara Pilek dan Flu

Minggu, 20 November 2022 | 12:30 WIB
X