• Rabu, 7 Desember 2022

Indonesia Agresif Mengembangkan Ekosistem Kendaraan Berbasis Listrik

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 09:00 WIB
Indonesia Agresif Mengembangkan Ekosistem Kendaraan Berbasis Listrik (Ilustrasi Canva)
Indonesia Agresif Mengembangkan Ekosistem Kendaraan Berbasis Listrik (Ilustrasi Canva)

ngaderes.comIndonesia terus bergerak agresif mengembangkan ekosistem kendaraan bermotor tenaga listrik di tengah upaya negara ini menuju transisi energi guna mencapai net zero emission. Salah satu motor penggeraknya adalah aksi perusahaan setrum milik negara PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang secara masif menggandeng banyak pihak untuk mengembangkan infrastruktur kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di dalam negeri.

Masifnya pemakaian kendaraan listrik mengurangi beban impor BBM. Neraca perdagangan pun menjadi lebih baik.

Terbaru, PLN menggandeng Hyundai Kefi Co and Consortiums untuk membangun pabrikasi motor listrik, infrastruktur, dan operasi stasiun penukaran baterai motor listrik di Indonesia. Menurut rencana, di tahap awal, keduanya bakal merancang model bisnis untuk mengakselerasi ketersediaan dan komponen kendaraan listrik roda dua.

Kerja sama antara PLN dan Hyundai Kefi Co and Consortiums meliputi penyediaan aspek-aspek penting kendaraan listrik, seperti mesin penggerak, komponen, baterai, hingga manajemen servisnya. Berkaitan dengan itu, Dirut PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa kerja sama tersebut menjadi langkah strategis bagi perseroan untuk mendorong Indonesia menjadi pemain utama kendaraan listrik dunia.

“Presiden sudah mengamanatkan untuk bisa beralih dari kendaraan yang tadinya berbasis impor dan kotor, menjadi listrik. Dengan masifnya pemakaian kendaraan listrik, bisa mengurangi beban impor BBM, sehingga dapat memperbaiki neraca perdagangan kita,” ujar Darmawan, dalam satu kesempatan, beberapa pekan lalu, seperti dilansir dari situs resmi indonesia.go.id.

Apa saja rancangan strategi yang telah disepakati kedua belah pihak? Mereka berencana mendesain kendaraan listrik berbiaya rendah, berkualitas baik, aman, dan ramah lingkungan. Target awal kerja sama tersebut bakal memproduksi 100 unit sepeda motor listrik. Ditambah 1.000 motor listrik hasil konversi dari motor BBM.

Tidak hanya dengan Hyundai, perusahaan pelat merah kelistrikan itu juga menjalin kerja sama untuk percepatan pembangunan ekosistem kendaraan listrik dengan sejumlah agen pemegang merek (APM) hingga industri. Mereka diajak untuk mengembangkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di tanah air.

Dalam kerja sama itu, PLN menawarkan pemanis bagi rekannya berupa data 83,6 juta pelanggan yang dimiliki BUMN itu. PLN memastikan, perseroan dapat memberi akses terkait data pelanggan yang selama ini dikuasai oleh perseroan sebagai badan usaha pelat merah tunggal yang mengurusi soal pasokan listrik.

Kerja sama itu nantinya juga meliputi bundling paket kendaraan listrik dengan layanan home charging dari PLN hingga kolaborasi membangun SPKLU. Malahan, PLN juga memberikan diskon 30 persen tarif listrik pada pengguna yang melakukan home charging antara pukul 22.00–05.00.

Halaman:

Editor: Dita Fitri Alverina

Sumber: indonesia.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sering Disangka Sama, Ini Perbedaan Antara Pilek dan Flu

Minggu, 20 November 2022 | 12:30 WIB

Rumus Mencapai Sukses dalam Kehidupan Rumah Tangga

Selasa, 11 Oktober 2022 | 21:20 WIB

Unik! Hanya di Bandung Kulit Ceker Ayam Jadi Sepatu

Selasa, 4 Oktober 2022 | 10:00 WIB

Bibit Kopi Unggul Mengalir dari Garut

Selasa, 6 September 2022 | 12:00 WIB

Harimau Sumatra yang Bertahan Dalam Kepunahan

Senin, 22 Agustus 2022 | 12:00 WIB

Jangan Salah Paham dengan Skill Public Speaking

Minggu, 14 Agustus 2022 | 18:29 WIB

Air Keran Layak Minum di IKN Nusantara

Kamis, 4 Agustus 2022 | 12:00 WIB

Membatasi Kunjungan demi Kelestarian Komodo

Jumat, 29 Juli 2022 | 09:00 WIB

Terpopuler

X