• Kamis, 11 Agustus 2022

Membatasi Kunjungan demi Kelestarian Komodo

- Jumat, 29 Juli 2022 | 09:00 WIB
Membatasi Kunjungan demi Kelestarian Komodo (Ilustrasi Canva)
Membatasi Kunjungan demi Kelestarian Komodo (Ilustrasi Canva)

ngaderes.com - Kemenparekraf dan kementerian/lembaga lain terus mengembangkan destinasi-destinasi wisata sekitar Labuan Bajo. Rencana pemberlakuan tiket terusan seharga Rp3,75 juta bagi pelancong yang ingin berkunjung ke kawasan Taman Nasional (TN) Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, selama setahun masih berupa usulan.

Hal itu diutarakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno saat Weekly Press Briefing di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (4/7/2022), melansir dari situs resmi indonesia.go.id.

“Terkait wacana tiket terusan Taman Nasional Komodo sebesar Rp3,7 juta per tahun, sampai saat ini belum ada pembahasan di lintas kementerian/lembaga. Ini baru sebuah wacana,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Menparekraf Sandiaga mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi intensif agar nantinya keputusan yang diambil merupakan kebijakan yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu. Selain mengutamakan nilai-nilai konservasi dan keberlanjutan lingkungan, pihaknya berharap pariwisata dapat memberikan dampak yang maksimal terhadap ekonomi masyarakat.

Kendati demikian, para wisatawan yang merasa mengunjungi Pulau Komodo biayanya terlalu mahal, Kemenparekraf bersama kementerian/lembaga juga akan mengembangkan destinasi-destinasi wisata lainnya sekitar Labuan Bajo.

Dengan begitu, kunjungan wisatawan baik asing dan nusantara dapat tersebar ke destinasi-destinasi lain. Tidak fokus di wilayah TN Komodo saja.

Salah satunya adalah Waerebo. Kawasan tersebut merupakan desa wisata terbaik juga dengan kearifan lokal Flores dan wisata kuliner yang sangat menarik untuk dikunjungi. Lokasinya berada di destinasi pariwisata super prioritas (DPSP).

Selain Labuan Bajo, destinasi pariwisata superprioritas ada di Danau Toba (Sumatra Utara), Borobudur (Jawa Tengah/Yogyakarta), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), dan Likupang (Sulawesi Utara).

“Apalagi tahun depan dan tahun ini sebenarnya Labuan Bajo menjadi tuan rumah dari begitu banyak acara berskala dunia, termasuk ASEAN Summit. Kita harus membangun daya tarik-daya tarik wisata lainnya, yang ada di luar Taman Nasional Komodo,” kata Menteri Sandiaga.

Halaman:

Editor: Dita Fitri Alverina

Sumber: indonesia.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Air Keran Layak Minum di IKN Nusantara

Kamis, 4 Agustus 2022 | 12:00 WIB

Membatasi Kunjungan demi Kelestarian Komodo

Jumat, 29 Juli 2022 | 09:00 WIB

Tips Efektif ber- Organisasi

Kamis, 14 Juli 2022 | 21:27 WIB
X