• Jumat, 30 September 2022

Ustadz Abdul Somad Sampaikan Kisah Perempuan Hebat di Hidup Nabi Musa di Hadapan Ratusan Santri Al-Mawaddah

- Jumat, 8 Juli 2022 | 09:40 WIB
Ustadz Abdul Somad saat mengisi kajian pagi di Pesantren Putri Al-Mawaddah, Jumat (08/07/2022). (Sumber foto: Instagram/@pesantren.putri.almawaddah)
Ustadz Abdul Somad saat mengisi kajian pagi di Pesantren Putri Al-Mawaddah, Jumat (08/07/2022). (Sumber foto: Instagram/@pesantren.putri.almawaddah)

Ustadz Abdul Somad pun kembali melanjutkan kisahnya.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Semi Final Piala Presiden 2022 : Selangkah Menuju Final

"Perempuan selanjutnya yang membersamai Nabi Musa adalah ibu angkatnya yaitu Istri Firaun yang bernama Asiyah. Asiyah dalam Al quran disebut sebagai imroata Firaun (istri Firaun)," ujar Ustadz Abdul Somad.

Pertemuan dengan Anak Perempuan Nabi Syuaib

Ustadz Abdul Somad yang saat itu mengenakan baju koko putih, sarung hijau dan peci khas berwarna merah pun meneruskan kisah perjalanan Nabi Musa saat bertemu dengan Anak Perempuan Nabi Syuaib.

"Suatu ketika, tanpa sengaja Nabi Musa meninju rakyat Mesir yang juga rakyat Firaun sampai meninggal. Saking kuat tenaganya Nabi Musa, sampai menyebabkan orang meninggal. Setelah itu, skenario Allah membuat Nabi Musa harus keluar dari Mesir. Sengaja Allah keluarkan Nabi Musa dari Mesir agar tidak bergantung kepada ayahnya, tidak bergantung kepada ibunya, tidak bergantung kepada harta. Namun hanya bergantung kepada Allah saja," tutur Ustadz Abdul Somad.

Begitu juga dengan santri putri Al-Mawaddah, lanjut Ustadz Abdul Somad, bahwa keberadaan santri di pesantren, agar tidak bergantung kepada orang tuanya, agar belajar mandiri dan bergantung hanya kepada Allah swt.

Ustadz Abdul Somad saat melakukan foto bersama dengan Pimpinan dan Guru Pesantren Putri Al-Mawaddah, usai mengisi tausiah pagi kepada para santriwati. (Sumber foto: instagram/@pesantren.putri.almawaddah)

"Kalau di pesantren, anak diplomat sama saja dengan anak pedagang tomat. Semua menuntut ilmu, menghafal, menggunakan bahasa Arab, mengikuti peraturan, dihukum jika melanggar, jadi target jasus (mata-mata yang mencatat pelanggar bahasa)," tutur Ustadz Abdul Somad diiringi gelak tawa dari para santri putri Al-Mawaddah.

Sampailah pada kisah dimana Nabi Musa bertemu dengan anak perempuan Nabi Syuaib. Kemudian salah satu dari anak perempuan Nabi Syuaib pun menjadi istri Nabi Musa. Adapun mahar yang diberikan Nabi Musa untuk menikahinya adalah dengan bekerja kepada Nabi Syuaib untuk menggembala kambing selama 8 tahun.

Halaman:

Editor: Intan Resika Rohmah

Sumber: Pesantren Putri Al Mawaddah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bibit Kopi Unggul Mengalir dari Garut

Selasa, 6 September 2022 | 12:00 WIB

Harimau Sumatra yang Bertahan Dalam Kepunahan

Senin, 22 Agustus 2022 | 12:00 WIB

Jangan Salah Paham dengan Skill Public Speaking

Minggu, 14 Agustus 2022 | 18:29 WIB

Air Keran Layak Minum di IKN Nusantara

Kamis, 4 Agustus 2022 | 12:00 WIB

Membatasi Kunjungan demi Kelestarian Komodo

Jumat, 29 Juli 2022 | 09:00 WIB

Tips Efektif ber- Organisasi

Kamis, 14 Juli 2022 | 21:27 WIB
X