• Selasa, 4 Oktober 2022

Resep Praktis dan Menyehatkan Ala Zaidul Akbar: Timun Serat Menyegarkan Bisa Jadi Alternatif Menu Buka Puasa

- Minggu, 3 April 2022 | 20:31 WIB
Timun serut bisa menjadi pilhan alternatif menu berbuka puasa (rinaresep)
Timun serut bisa menjadi pilhan alternatif menu berbuka puasa (rinaresep)



ngaderes.com
- Buka puasa ingin yang segar dan menyehatkan? Resep timun serut bisa menjadi alternatif pilihan menu buka puasa yang pas untuk dicoba. Setelah satu hari penuh melaksanakan ibadah puasa, resep satu ini mampu memberikan kesegaran. 

Tidak hanya segar, alternatif menu buka puasa dengan timun serat bisa menyehatkan. Dengan menggunakan beberapa bahan yang aman, menu timun serut Ala Zaidul Akbar ini mampu penuh manfaat untuk tubuh. 

Dengan bahan utama mentimun dan beberapa bahan lain yang digantikan dengan bahan yang lebih sehat, menu buka puasa timun serat ini masih terbilang mudah ditemukan dan sangat praktis.

Selain bisa menghemat waktu, proses pembuatan yang sangat mudah. Menu buka puasa ini sangat cocok untuk para Ibu yang memiliki sedikit waktu untuk memasak atau menyiapkan makanan untuk berbuka. 

Berikut bahan dan cara membuat timun serat untuk menu buka puasa!

Untuk bahan - bahan yang diperlukan terdiri dari :
- Timun 
- Chia seed 
- Jeruk nipis 
- Gula singkong 
-Air kelapa

Adapun cara membuatnya sebagai berikut: 

Pertama - tama, mentimun yang sudah dicuci kemudian dikupas kulitnya, kemudian dibuang bijinya. Lalu serut daging mentimun yang sudah dibersihkan tersebut. 

Kedua, masukan air kelapa atau air biasa ke dalam mentimun yang sudah diparut. Lalu tambahkan sedikit perasan jeruk  nipis atau jeruk lemon. 

Ketiga, tambahkan gula singkong untuk menambahkan rasa manis pada racikan air kelapa dan mentimun. Terahir, lalu tambahkan chia seed semakin menggugah selera. 

Jika semua bahan sudah dimasukan lalu aduk hingga merata. Timu serut siap disajikan dan disantap bersama keluarga.

Bagaimana, praktis dan hemat dikantong bukan? Selama bulan puasa, asupan makanan yang bergizi harus tetap dipertahankan. Jika makanan yang baik dicerna maka tubuh pun akan menjadi sehat. Dengan bekal kesehatan jasmani inilah, ibadah selama bulan suci Ramadan ini bisa dilaksanakan. 


Editor: Annisa Sasa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Unik! Hanya di Bandung Kulit Ceker Ayam Jadi Sepatu

Selasa, 4 Oktober 2022 | 10:00 WIB

Bibit Kopi Unggul Mengalir dari Garut

Selasa, 6 September 2022 | 12:00 WIB

Harimau Sumatra yang Bertahan Dalam Kepunahan

Senin, 22 Agustus 2022 | 12:00 WIB

Jangan Salah Paham dengan Skill Public Speaking

Minggu, 14 Agustus 2022 | 18:29 WIB

Air Keran Layak Minum di IKN Nusantara

Kamis, 4 Agustus 2022 | 12:00 WIB

Membatasi Kunjungan demi Kelestarian Komodo

Jumat, 29 Juli 2022 | 09:00 WIB

Tips Efektif ber- Organisasi

Kamis, 14 Juli 2022 | 21:27 WIB
X