• Senin, 27 Juni 2022

Bagian 3:Antitesis Kecerdasan, Distrust atau Rasa Ketidakpercayaan Terhadap Kepemimpinan Islam dan Rasullullah

- Minggu, 13 Maret 2022 | 15:28 WIB
Ilustrasi antitesis kecerdasan yakni adanya  distrust atau ketidakpercayaan pada Islam dan Rasulullah (pexels)
Ilustrasi antitesis kecerdasan yakni adanya distrust atau ketidakpercayaan pada Islam dan Rasulullah (pexels)



ngaderes.com
- Antitesis kecerdasan atau lawan dari kecerdasan adalah kebodohan. Varian kebodohan ketiga menurut Tuhan yang menciptakan diri manusia, Allah SWT yaitu distrust atau rasa ketidakpercayaan terhadap kepemimpinan Islam dan Rasullullah.

Varian kebodohan atau antitesis kecerdasan yang ketiga ini ditandai adanya “ dzon ” pada orang – orang yang memiliki penyakit ini. Secara gamblang, Allah menjelaskan hal tersebut dalam Quran Surat ali-Imran ayat 154 dalam kondisi perang Uhud.

Saat itu, kaum muslim mengalami kekalahan dikarenakan adanya sebagian tentara Muslim yang menyalahi perintah Rasullullah sebagai panglima perang. Awalnya kemenangan nyaris berpihak kepada kaum muslimin.

Namun, pasukan pemanah yang berjaga di bukit malah turun dari tugasnya menjaga pertahanan belakang. Mereka turun dari bukit dan malah mengambil harta pasukan lawan, kaum Quraisy yang saat itu hampir kalah. Berikut arti dari ayat terkait orang yang memiliki penyakit “ dzon ”.

Baca Juga: Bagian 1: Antitesis Kecerdasan, Cerdas dan Bodoh Versi Allah SWT Versus Versi Manusia

Kemudian setelah kamu berdukacita, Allah menurunkan kepada kamu keamanan (berupa) kantuk yang meliputi segolongan dari pada kamu, sedang segolongan lagi telah dicemaskan oleh diri mereka sendiri, mereka menyangka ada yang tidak benar terhadap Allah seperti sangkaan jahiliyah.

Mereka berkata: "Apakah ada bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini?". Katakanlah: "Sesungguhnya urusan itu seluruhnya di tangan Allah".

Mereka menyembunyikan dalam hati mereka apa yang tidak mereka terangkan kepadamu; mereka berkata: "Sekiranya ada bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini, niscaya kita tidak akan dibunuh (dikalahkan) di sini".

Katakanlah: "Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu keluar (juga) ke tempat mereka terbunuh". Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati. [QS Ali-Imran ayat 154]

Dari ayat diatas, terlihat tipe orang –orang yang memiliki dzon atau persangkaan yang ahirnya berujung pada ketidak percayaan atas kepemimpinan Rasulullah.

Baca Juga: Bagian 2: Antitesis Kecerdasan, Berat untuk Move On dari Kesyirikan

Pertama, orang yang memiliki penyakit ini mempertanyakan apakah Islam dan perjuangannya ini benar?

Jika benar, mengapa bisa mengalami kekalahan? Ini yang muncul pada orang yang memiliki tipe penyakit antisesis kecerdasan.

Halaman:

Editor: Annisa Sasa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

7 Cara untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Kamu

Sabtu, 11 Juni 2022 | 15:00 WIB

5 Tips Tetap Dingin di Cuaca Panas

Sabtu, 14 Mei 2022 | 12:00 WIB

Doa Sholat Hajat Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Selasa, 19 April 2022 | 11:44 WIB
X