• Sabtu, 25 Juni 2022

Halal, 5 Jenis Investasi Syariah Untuk Pemula

- Selasa, 18 Januari 2022 | 03:19 WIB
Webp.net-resizeimage (3)
Webp.net-resizeimage (3)

Edukasi - Islam tak hanya mengatur permasalahan ibadah akidah, aspek muamalah lainnya seperti ekonomi juga diatur dalam syariat.

Misalnya pada sektor ekonomi dengan adanya konsep syariah yang merambah pada dunia investasi.

Pada dasarnya konsep syariah ini sejalan dengan prinsip Islam yaitu sebagai upaya menjauhkan diri dari praktik riba.

Konsep ini menerapkan sistem bagi hasil atau nisbah, sehingga kedua pihak sama-sama menanggung risiko. Tidak ada yang lebih dirugikan atau diuntungkan.

Selain itu, dalam investasi syariah harus ada keterbukaan saat penanaman sampai penyaluran modal.

Oleh karena itu nasabah berhak mengetahui secara penuh rincian harga sehingga tidak ada spekulasi di antara dua pihak.

Ada banyak jenis Investasi syariah yang diperbolehkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Berikut lima jenis investasi syariah yang bisa dicoba untuk pemula :

1. Emas

Jenis investasi emas diperbolehkan atau mubah dan bahkan dianjurkan oleh MUI. Karena investasi emas sudah sesuai syariat Islam dan mudah dilakukan oleh semua kalangan. Cukup dengan cara menabung dan membeli emas. Selain itu, harga emas juga cenderung stabil dan selalu naik setiap tahunnya. Di samping itu, MUI juga membolehkan jual atau beli emas secara kredit dengan syarat perjanjian harga akan tetap sama dan tak ada perjanjian pindah kepemilikan sebagai jaminan.

2. Deposito Syariah

Deposito Syariah merupakan produk perbankan dengan sistem menabung untuk jangka panjang yang tentunya sesuai prinsip syariah. Berbeda dengan tabungan biasa, dana deposito ini hanya bisa diambil dalam jangka waktu tertentu. Dana yang ditabung akan dikelola oleh pihak bank untuk kemudian dikembalikan bersama tambahan keuntungan. Keuntungan pada jenis investasi ini menggunakan sistem kesepakatan akad mudarabah atau bagi hasil. Hal inilah yang membedakan antara Deposito Syariah dengan deposito konvensional. Dalam deposito konvensional keuntungan dihasilkan dari bunga, sedangkan dalam Deposito Syariah kita akan mendapatkan nisbah atau keuntungan bagi hasil. Selain itu, Deposito Syariah juga akan menawarkan investasi ke produk halal.

Halaman:

Editor: Intan Resika Rohmah

Tags

Terkini

7 Cara untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Kamu

Sabtu, 11 Juni 2022 | 15:00 WIB

5 Tips Tetap Dingin di Cuaca Panas

Sabtu, 14 Mei 2022 | 12:00 WIB

Doa Sholat Hajat Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Selasa, 19 April 2022 | 11:44 WIB
X