• Kamis, 7 Juli 2022

Studi : Rutin Membaca Bisa Mencegah Penyakit Alzheimer

- Senin, 10 Januari 2022 | 09:41 WIB
lovely-asian-young-lady-portriat-happy-woman-lifestyle-concept (1)
lovely-asian-young-lady-portriat-happy-woman-lifestyle-concept (1)

Edukasi - Tak hanya meningkatkan pengetahuan, rutin membaca juga bisa bermanfaat bagi kesehatan otak. Salah satunya bisa mencegah penyakit Alzheimer. Alzheimer merupakan gangguan otak yang menyebabkan penurunan daya ingat, kemampuan beraktivitas harian, seperti berpikir dan berbicara, serta perubahan perilaku. Kondisi ini biasanya terjadi pada orang lanjut usia 65 tahun ke atas. Faktor penyebab gangguan otak ini memang belum pasti. Namun Alzheimer bisa saja terjadi karena adanya pengendapan protein pada otak, sehingga menghambat asupan nutrisi ke sel-sel otak. Gejala umum dari penyakit ini adalah penderita sering mengalami hilang ingatan, kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari, kebingungan, sulit berbicara bahkan bingung menentukan kata dan angka, serta sering berubah perilaku dan kepribadian.

Rutin Membaca Buku Dapat Menurunkan Risiko Alzheimer

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Psychiatry, dilansir dari Time.com, menemukan bahwa aktivitas intelektual seperti membaca buku, surat kabar, atau majalah dapat menurunkan risiko terkena penyakit Alzheimer. Penelitian ini mengamati lebih dari 15.500 orang lansia berumur 65 tahun ke atas di Hong kong selama lima tahun. Dalam temuannya, orang-orang yang sering melakukan aktivitas intelektual sehari-hari memiliki risiko lebih rendah terkena gangguan Alzheimer dibanding orang-orang yang jarang bahkan tidak sama sekali. Selain itu, dikutip dari Alzheimersresearchuk.org, sebuah studi di Amerika serikat juga menunjukkan bahwa kegiatan seperti membaca, menulis dan bermain game dapat menunda timbulnya penyakit Alzheimer. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa penyakit Alzheimer menyerang lansia yang gemar membaca pada usia 94 tahun. Sebaliknya orang yang tidak memiliki kebiasaan membaca terkena penyakit ini lebih awal, yaitu pada usia 89 tahun. Jadi aktivitas rutin intelektual seperti membaca ini bisa menunda penyakit Alzheimer sampai 5 tahun.

Melatih dan Memperkuat Otak

Sebelumnya, membaca dan bermain game justru dianggap sebagai aktivitas yang bisa menyebabkan penyakit Alzheimer. Kemudian pendapat ini dibantah dengan penelitian baru yang menyatakan bahwa otak merupakan organ yang sama-sama membutuhkan aktivitas, seperti aktivitas fisik untuk memperkuat jantung, otot dan tulang. Bahkan Profesor John Stein, ahli saraf dari Magdalen College Oxford mengatakan bahwa kegiatan membaca bisa menyehatkan otak dan melatih kemampuan otak secara menyeluruh. Sehingga aktivitas intelektual diyakini bisa memperkuat otak dari penyakit gangguan mental seperti Alzheimer. Dilansir darirri.co.id, peneliti dari Henry Ford Health System, Dr. C. Edward Coffey mengatakan saat membaca dan menemukan kosa kata baru, otak bisa menumbuhkan salah satu komponen sel saraf yaitu dendrit. Dendrit sendiri adalah bagian sel saraf yang berfungsi menangkap rangsangan dan menghantarkannya ke badan sel saraf. Dari kondisi inilah, aktivitas intelektual seperti membaca merupakan aktivitas otak yang bermanfaat untuk kesehatan dan bisa menghindari penyakit Alzheimer. Kebiasaan membaca memang perlu diterapkan sejak dini, sebagaimana imbauan Pemerintah. Tapi bukan berarti terlambat untuk memulainya sekarang. Kalau kamu, apa yang suka kamu baca? Sumber tulisan : https://www.alzheimersresearchuk.org/keeping-the-brain-active-may-help-prevent-dementia-study-suggests/ https://www.google.com/amp/s/time.com/5295455/dementia-aging-brain-reading/%3famp=true https://www.google.com/amp/s/www.beritasatu.com/amp/kesehatan/89694/studi-hobi-membaca-cegah-alzheimer https://www.google.com/amp/s/www.solopos.com/membaca-dapat-mencegah-alzheimer-456331/amp Jurnal : PENCEGAHAN DEMENSIA/ALZHEIMER DI DESA PRIGEN, KECAMATAN PRIGEN, KABUPATEN PASURUAN oleh Yurilla Endah Muliatie, Nur Jannah, Sri Suprapti. http://prosiding-pkmcsr.org/index.php/pkmcsr/article/view/1308 https://m.rri.co.id/samarinda/807-pendidikan/1196922/membaca-dapat-hilangan-stress-dan-kurangi-resiko-penyakit-alzheimer   Penulis : Gina Nurulfadillah/Internship Editor : Hildatun Najah

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

7 Cara untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Kamu

Sabtu, 11 Juni 2022 | 15:00 WIB

5 Tips Tetap Dingin di Cuaca Panas

Sabtu, 14 Mei 2022 | 12:00 WIB
X