• Kamis, 7 Juli 2022

Menangis itu Bukan Berarti Cengeng

- Kamis, 18 November 2021 | 09:32 WIB

EDUKASI - Saat ini, menangis seringkali dicap sebagai lambang kelemahan kita terhadap suatu hal, entah itu karena berdebat ataupun stres dengan pekerjaan. Tapi sebenarnya, menangis itu sangat baik untuk kesehatan mental diri sendiri. Sebab dapat mengungkapkan semua rasa kecewa, sedih, gelisah, dan bahagia. Manusia, siapapun itu yang masih menjadi manusia, sesungguhnya membutuhkan menangis. Kenapa sih kita butuh?
  1. Menghilangkan Beban
-
Sumber : Freepik.com Siapapun akan menangis ketika dirinya merasa sedih, entah karena kehilangan sesuatu yang berharga, dimarahi orangtua atau atasannya. Hal ini merupakan sesuatu yang wajar karena berfungsi untuk menenangkan diri dari hal-hal yang mengganggu pikiran kita. Oleh karena itu, kamu boleh menangis sepuasnya sampai beban yang ada dalam dirimu hilang, kesehatanmu lebih penting daripada omongan orang lain.
  1. Menyalurkan Emosi
-
Sumber : Freepik.com Menangis dapat dijadikan sebagai sarana penyaluran emosi. Melalui tangisan, kita mampu untuk meningkatkan semangat dan merasa lebih baik. Hal ini dikarenakan ketika menangis, tubuh kita akan mengeluarkan oxytocin dan endorphin yang bermanfaat untuk memperbaiki mood seseorang. Selain itu, air mata yang keluar dari tangisan juga membawa sejumlah hormon stres, seperti prolactin yang merupakan painkiller alami dari tubuh yang dilepaskan saat dalam tekanan. Jadi wajar saja apabila kita merasa lebih tenang ketika selesai menangis.
  1. Menjadi Lebih Baik
-
Sumber : Freepik.com Menangis dapat dijadikan sebagai evaluasi untuk menjadi diri yang lebih baik dan terus berkembang. Ketika sudah selesai meluapkan emosi dengan berderai air mata, maka siapapun yang tadinya merasa sedih dan gelisah akan merasa menjadi lebih baik. Sebab saat air matamu tumpah bukan berarti cengeng, artinya menangkan diri dari sesuatu yang dapat melukai psikologis diri sendiri. Menangis akan membuat dirimu menjadi lebih baik dengan emosi yang sudah tersalurkan. Itulah alasan kenapa kamu harus mengubah pola pikirmu yang sebelumnya mengatakan bahwa menangis adalah suatu hal yang cengeng. Saat ini, kita tidak perlu memerhatikan hal-hal yang tidak penting untuk diri sendiri demi menjaga kesehatan mentalmu. Menangislah, jangan pedulikan orang lain, karena dengan cara itu kamu akan lebih merasa lebih tenang dalam menjalani kehidupan. Referensi Grunau, R. V. E., & Craig, K. D. (1987). Pain expression in neonates: facial action and cry. Pain, 28(3), 395–410. https://doi.org/10.1016/0304-3959(87)90073-X Vogel, D. L., Heimerdinger-Edwards, S. R., Hammer, J. H., & Hubbard, A. (2011). “Boys don't cry”: Examination of the links between endorsement of masculine norms, self-stigma, and help-seeking attitudes for men from diverse backgrounds. Journal of Counseling Psychology, 58(3), 368–382.   Penulis: M.Rizki Alfaridzi/Internship Editor: Fahmi Idris/Internship

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

7 Cara untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Kamu

Sabtu, 11 Juni 2022 | 15:00 WIB

5 Tips Tetap Dingin di Cuaca Panas

Sabtu, 14 Mei 2022 | 12:00 WIB
X